BURSA SAHAM 20 FEBRUARI: IHSG Ditutup Melemah 0,39%

Berikut ini laporan Live IHSG yang diperbarui perkembangannya dari pembukaan sampai penutupan pasar hari ini.
Aprianto Cahyo & Renat Sofie | 20 Februari 2018 16:10 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/2/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Berikut ini laporan Live IHSG yang diperbarui perkembangannya dari pembukaan sampai penutupan pasar hari ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup rebound pada perdagangan pertama setelah libur Tahun Baru China, Senin (19/2/2018), sekaligus menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa. IHSG ditutup menguat 1,48% atau 97,70 poin ke level 6.689,29, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,29% atau 19,15 poin di level 6.610,73.

Pada perdagangan Kamis (15/2), IHSG berakhir melemah tipis 0,04% atau 2,82 poin ke level 6.591,58. Adapun sepanjang perdagangan Senin, IHSG bergerak pada kisaran level 6.607,90 – 6.689,29. Dari 572 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 263 saham menguat, 111 saham melemah, dan 198 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, seluruh sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor industri dasar dengan penguatan 2,99%, disusul sektor properti yang menguat 2,50%. Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 ditutup rebound dengan penguatan 1,79% atau 10,70 poin ke level 607,89, setelah dibuka menguat 0,51% di posisi 600,23.

Sementara itu, indeks saham lainnya di Asia Tenggara terpantau menguat dengan indeks FTSE Malay KLCI (+1,04%), indeks FTSE Straits Time Singapura (+1,38%), indeks SE Thailand (+0,27%), dan indeks PSEi Filipina (+1,14%).

Di kawasan Asia lainnya, Indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang ditutup menguat masing-masing 1,97% dan 2,17%, ditopang data ekonomi yang kuat. Adapun indeks Kospi ditutup menguat 0,87%.

Secara keseluruhan, bursa Asia berhasil menguat dan berada pada jalur reli penguatan terpanjang dalam satu bulan terakhir setelah bursa saham AS menutup pekan kemarin dengan penguatan mingguan terbesar dalam lima tahun terakhir. Indeks Standard & Poor’s 500 AS menguat 4,3% sepanjang pekan lalu, sedangkan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun melemah di bawah level 2,9%.

“Pemulihan bursa saham AS mendorong rebound pada keseluruhan bursa di Asia. Penurunan imbal hasil obligasi AS juga memberi nafas dan membuat investor lebih berani mengambil lebih banyak risiko,” ungkap Jonathan Ravelas, kepala analis pasar di BDO Unibank Inc yang berbasis di Manila, seperti dikutip Bloomberg.

Bagaimana pergerakan indeks pada hari ini. Ikuti laporannya di Bisnis.com.

15:58 WIB

Pukul 16.00 WIB: IHSG Ditutup Melemah 0,39%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,39% atau 26,41 poin ke level 6.662,88.

15:37 WIB

Pukul 15.42 WIB: Jelang Akhir Perdagangan, IHSG Melemah 0,86%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,86% atau 57,68 poin ke level 6.631,61 menjelang akhir perdagangan.

13:36 WIB

Pukul 13.38 WIB: Awal Sesi II, IHSG Melemah 0,67%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,67% atau 44,77 poin k elevel 6.644,52 di awal perdagangan sesi II.

11:54 WIB

Pukul 12.00 WIB: Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,64% ke 6.646,30

Mengakhiri sesi I perdagangan hari ini, Selasa (20/2/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,64% atau 42,98 poin ke level 6.646,30.

11:19 WIB

Pukul 11.25 WIB: Jelang Akhir Sesi I, IHSG melemah 0,61% ke 6.648,39

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,61% atau 40,89 poin ke level 6.648,39 menjelang akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (20/2/2018).

09:56 WIB

Pukul 10.02 WIB: IHSG Melemah 0,36% ke 6.665,16

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut melemah 24,13 poin atau 0,36% ke level 6.665,16 pada perdagangan pagi ini, Selasa (20/2/2018).

08:49 WIB

Pukul 08.55 WIB: IHSG Dibuka Turun 0,03% di 6.687,23

Membuka perdagangan hari ini, Selasa (20/2/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,03% atau 2,06 poin di level 6.687,23.

Tag : IHSG, aisa
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top