Januari 2018, PTPP Raih Kontrak Baru Rp2,3 Triliun

Kontraktor pelat merah, PT PP (Persero) Tbk., mengantongi nilai kontrak baru konsolidasi Rp2,33 triliun.
M. Nurhadi Pratomo | 14 Februari 2018 10:57 WIB
PT PP Properti Tbk - bumn.go.id

Bisnis.com, JAKARTA — Kontraktor pelat merah, PT PP (Persero) Tbk., mengantongi nilai kontrak baru konsolidasi Rp2,33 triliun.

Sekretaris Perusahaan PP Nugroho Agung Sanyoto menjelaskan bahwa induk usaha mengantongi dua pekerjaan baru dari hasil pemasaran Januari 2018. Proyek pertama, pengerjaan Aeon tahap II senilai Rp523 miliar.

Proyek kedua, sambungnya, perseroan mendapatkan pengerjaan executive port Merak Bakaheuni senilai Rp406,36 miliar. Total nilai kontrak baru yang dikantongi induk usaha pada Januari 2018 yakni Rp929,36 miliar.

Di sisi lain, Agung mengungkapkan entitas anak usaha menyumbangkan nilai kontrak baru Rp1,40 triliun pada Januari 2018. Secara rinci, jumlah itu berasal dari PT PP Properti Tbk. Rp200,55 miliar, PT PP Energi Rp19,87 miliar, PT PP Urban Rp130,11 miliar, dan PT PP Presisi Tbk Rp1,05 triliun.

“Total kontrak baru real konsolidasi [PP] Januari 2018 senilai Rp2,33 triliun,” ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (13/2).

Dia menambahkan target kontrak dihadapi perseroan pada 2018 senilai Rp49 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan prognosis pencapaian 2017 senilai Rp41,07 triliun.

Sebelumnya, Direktur Keuangan PP Presisi Benny Pidakso mengungkapkan perseroan berhasil memperoleh kontrak baru dari bisnis pengangkutan batu bara dan pekerjaan sipil pada bulan pertama tahun ini. Total nilai kontrak baru (NKB) yang dikantongi emiten berkode saham PPRE tersebut senilai Rp1 triliun.

Benny mengatakan PPRE segera mendapatkan NKB dari pekerjaan pengangkutan batu bara dalam beberapa pekan ke depan senilai Rp1 triliun. Dengan demikian, perusahaan bakal memiliki tiga kontrak proyek pengangkutan batu bara yang dikelola oleh anak usaha, PT Lancarjaya Mandiri Abadi.

Tag : ptpp
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top