Ini Trik Investasi Saham Bagi Investor Pemula

Untuk investor pemula pasar modal, tak perlu ragu dan khawatir bila berinvestasi di pasar modal Indonesia.n
Novita Sari Simamora | 24 Juni 2017 23:19 WIB
Beraktivitas di pasar modal. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk investor pemula pasar modal, tak perlu ragu dan khawatir bila berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Tengok saja daya tarik asing terhadap pasar modal Indonesia. Aksi beli saham-saham di Indonesia oleh investor asing semakin semarak pada tahun ini. Terbukti dari total capital inflow yang dibukukan investor asing sepanjang tahun berjalan atau selama semester I/2017 mencapai Rp23,74 triliun.

Analis PT Koneksi Kapital Marolop Alfred Nainggolan mengungkapkan harus terlebih dahulu diajarkan bahwa investasi di pasar modal itu memiliki risiko. Namun, risiko tersebut bisa diminimalisir dengan berinvestasi pada saham-saham blue chip.

Blue chip adalah perusahaan besar yang memiliki pendapatan stabil, liabilitas dalam jumlah yang tidak terlalu banyak dan tentunya risiko bakal lebih kecil. Saham blue chip memiliki kapitalisasi pasar besar dan selalu menjadi motor penggerak indeks harga saham gabungan (IHSG).

"Saat ini investasi di saham bisa dimulai dari uang Rp200.000 juga bisa. Jadi enggak perlu modal yang besar," ungkapnya, Sabtu (24/6/2017).

Dia mengungkapkan saham-saham yang sudah melantai selama 20 tahun di pasar modal Indonesia bisa menjadi pilihan aman bagi investor awam. Untuk dari sisi return, Alfred menilai return investasi di saham lebih tinggi ketimbang deposito.

Saham yang masuk dalam blue chip antara lain PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Jasa Marga Tbk. (JSMR), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRRM).

Tag : investor baru, blue chip
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top