Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA AS 1 APRIL: Melemah Tipis, Investor Tunggu Data Tingkat Pengangguran

Bursa saham Amerika Serikat melemah tipis pada awal kuartal kedua tahun ini menyusul spekulasi data tingkat pengangguran Amerika Serikat.
Bursa AS Wall Street/Reuters-Carlo Allegri
Bursa AS Wall Street/Reuters-Carlo Allegri

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat Wall Street melemah tipis pada awal kuartal kedua tahun ini menyusul spekulasi data tingkat pengangguran Amerika Serikat.

Indeks S&P 500 melemah 0.2% atau 4.21 poin ke level 2.059,74, sementara Dow Jones Industrial Average turun 0.2% atau 31,57 poin ke level 17.685,09.

“Ada banyak antisipasi pada data tingkat pengangguran yang dirilis besok serta beberapa laporan penggerak pasar lainnya. Investor saat ini cenderung menahan diri,” kata Tim Ghriskey dari Solaris Asset Management kepada Bloomberg.

Ekonom yang disurvei Bloomberg memperkirakan ada lapangan kerja baru untuk 205,000 orang pada bulan Maret, menurun dari 242,000 pada bulan sebelumnya. Sementara itu, tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap berada pada level 4.9%.

Laporan pada Kamis (31/3/2016) mencatat pengajuan tunjangan pengangguran berada pada level tertinggi selama 2 bulan terakhir, menandakan pasar tenaga kerja yang lebih moderat.

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, mayoritas saham di bursa AS meningkat. Saham Freeport-McMoRan Inc melonjak 53% sepanjang kuartal pertama. Penguatan ini menjadi yang tertinggi sepanjang tujuh tahun terakhir. Sementara itu, Mewmont Mining Corp naik 48% sepanjang kuartal pertama.

Saham IBM meningkat 2.1% pada perdagangan Kamis ke level tertinggi sejak 2002. IBM telah naik hampir 16% pada bulan Maret kemarin. Sementara itu, Yahoo! Inc. naik lebih tari 15% pada bulan Maret, menorehkan peningkatan tertinggi sejak Oktober tahun lalu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper