Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BEI: Saham IPO Freeport Berpeluang Dimiliki Investor Domestik Saja

Bursa Efek Indonesia membuka peluang dibentuknya ketentuan agar saham IPO PT Freeport Indonesia dibeli hanya oleh investor domestik.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 27 Oktober 2015  |  11:06 WIB
BEI membuka peluang agar saham IPO PT Freeport Indonesia dibeli investor domestik - ilustrasi/Antara/Puspa Perwitasari
BEI membuka peluang agar saham IPO PT Freeport Indonesia dibeli investor domestik - ilustrasi/Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia membuka peluang dibentuknya ketentuan agar saham IPO PT Freeport Indonesia dibeli hanya oleh investor domestik.

PT Freeport Indonesia, perusahaan yang terafiliasi dengan Freeport-McMoran Inc. berencana mendivestasikan sahamnya. Salah satu mekanismenya lewat penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tito Sulistio, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, mengatakan otoritas bursa dapat membuat ketentuan yang mewajibkan pembelian saham IPO Freeport adalah rakyat Indonesia. Sementara, investor asing dapat menggenggam saham Freeport beberapa tahun setelah Freeport melantai di BEI.    

“Kita bisa bikin peraturan yang membeli harus rakyat Indonesia, itu keberpihakan namanya. Asing beli setelah beberapa tahun. OJK bisa bikin, bursa bisa bikin [aturan],” kata Tito, Selasa, (27/10/2015).

Dia yakin saham IPO Freeport diserap pasar, asalkan harganya sesuai. Menurut Tito, pasar Indonesia bisa menyerapnya lewat dana pensiun milik negara, pegawai negeri sipil, atau tentara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo freeport indonesia divestasi saham tito sulistio
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top