Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah dan Rupee Paling Anjlok Pekan Ini

Bisnis.com, JAKARTA— Mata uang rupiah Indonesia dan rupee India memimpin penurunan mata uang Asia pekan ini sebagai akibat dari penarikan dana asing di tengah spekulasi pemberian stimulus Amerika Serika (AS).
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 24 Agustus 2013  |  10:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Mata uang rupiah Indonesia dan rupee India memimpin penurunan mata uang Asia pekan ini sebagai akibat dari penarikan dana asing di tengah spekulasi pemberian stimulus Amerika Serika (AS).

Nilai tukar rupiah anjlok terdalam sejak 2008 setelah The Federal Reserve merilis risalah pertemuan kebijakan Rabu (21/8/2013).

Seperti dikutip dari Bloomberg, Thailand yang memasuki resesi di kuartal II dan surplus transaksi berjalan (current account) Malaysia menyusut 70%, mendorong mata uang baht dan ringgit melemah terdalam sejak 2010.

“Dana yang mengalir ke luar dari emerging market membebani mata uang regional,” kata Chief Executive Officer FPG Securities Co Koji Fukaya di Tokyo, Jepang, Sabtu (24/8/2013).

Mata uang rupiah turun 3,7% pekan ini menjadi Rp10.780 per dolar AS.

Rupee melemah 2,6% menjadi 63,33 per dollar AS, baht turun 2,1% menjadi 31,93 per dollar AS, dan ringgit melemah 0,7% menjadi 3,3005 per dollar AS. (ltc)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as rupee the federal reserve

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top