Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BERENCANA PRIVATE PLACEMENT, Saham ASII dan AUTO Kompak Menguat

BISNIS.COM, JAKARTA—Saham grup Astra, PT Astra International Tbk dan PT Astra Otoparts Tbk menguat pada siang ini.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 30 Mei 2013  |  12:48 WIB
BERENCANA PRIVATE PLACEMENT, Saham ASII dan AUTO Kompak Menguat
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Saham grup Astra, PT Astra International Tbk dan PT Astra Otoparts Tbk menguat pada siang ini.

Berdasarkan data perdagangan Bloomberg, saham emiten berkode ASII menguat 6,43% atau naik Rp450 ke level Rp7.450. Sementara itu, harga saham emiten berkode AUTO naik Rp50 atau 1,18% ke level Rp4.300.

Pada hari ini, Astra International menyampaikan prospektus terkait rencananya melakukan penjualan sebagian saham perseroan di Astra Otoparts melalui mekanisme private placement. Hal itu dilakukanuntuk meningkatkan likuiditas saham anak usahanya tersebut.

Jumlah saham Astra Otoparts yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah 4,82 miliar saham. Dari jumlah itu, sebanyak 209,48 juta atau sekitar 4,35% beredar di masyarakat.

Berdasarkan data BEI, dalam 12 bulan terakhir sejak 24 Mei 2012, rata-rata volume harian perdagangan saham emiten berkode AUTO adalah 244.186 saham/hari selama 244 hari perdagangan bursa. BEI pun telah menghimbau Astra Otoparts untuk meningkatkan likuiditas sahamnya.

“Sedikitnya saham yang beredar di masyarakat mengakibatkan perdagangan saham Astra Otoparts kurang likuid. Maka, salah satu alternatif untuk meningkatkan likuiditas adalah melalui mekanisme private placement,” paparnya dalam prospektus yang diterbitkan Kamis (30/5/2013).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asii auto astra otoparts astra international private placement
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top