Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat, Ditopang Saham BBNI & BMRI

Mayoritas penghuni Indeks Bisnis-27 menguat saat penutupan perdagangan dengan saham BBNI dan BMRI mengalami penguatan paling tinggi.
Warga mengakses data saham menggunakan perangkat komputer jinjing dan telepon pintar di Jakarta, Minggu (2/2/2025). Bisnis/Himawan L Nugraha
Warga mengakses data saham menggunakan perangkat komputer jinjing dan telepon pintar di Jakarta, Minggu (2/2/2025). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Bisnis-27 ditutup menguat ke level 469,33 pada perdagangan hari ini, Rabu (26/3/2025) ditopang oleh saham BBNI dan BMRI.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 16.00 WIB, indeks hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia dan BEI tersebut naik 4,96% ke level 469,33.

Indeks Bisnis-27 bergerak pada rentang 455,33 hingga 471,32 pada penutupan perdagangan hari ini. Dari 27 konstituen, terdapat 23 saham menguat, 3 saham melemah, serta 1 saham stagnan.

Adapun dua saham yang paling cuan, yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat 8,97% dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menguat 8,65%.

Saham yang mengalami penguatan lainnya, di antaranya, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) menguat 7,49%, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menguat 5,90%, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menguat 5,26%.

Saham yang mengalami pelemahan di antaranya, PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) melemah 3,08%, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) melemah 2,64%, dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) melemah 1,73%.

Kemudian, untuk saham yang berjalan di tempat atau tidak ada pergerakan (stagnan) yaitu PT Mayora Indah Tbk. (MYOR).

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ditutup menguat ke level 6.472,36 pada perdagangan Rabu (26/3/2025) ditopang penguatan saham-saham big bank.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menguat sebesar 3,80% atau 236,74 poin ke posisi 6.472,36 saat penutupan.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper