Bisnis.com, JAKARTA — Deretan sentimen menjadi pendongkrak pergerakan harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) pada sesi pertama Selasa (23/7/2024).
Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan penyebab saham GOTO melonjak dua digit hari ini disebabkan spekulasi pasar terhadap rilis kinerja kuartal II/2024 yang rencananya pada 30 Juli 2024.
"Secara teknikal, memang kami memperhatikan beberapa kali spike volume transaksi di GOTO, seperti pada tanggal 10 dan 17 Juli, sebelum pada hari ini Selasa [23/7] berhasil melewati resistance level Rp52 per saham," ujarnya, Selasa (23/7/2024).
Alhasil, Kiwoom Sekuritas Indonesia merekomendasikan trading buy untuk saham GOTO. Berdasarkan analisa teknikal, saham GOTO masih berpeluang menuju target level Rp70 hingga Rp73 per saham dengan indikator MACD menunjukkan penguatan tren dan menuju area positif.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menambahkan secara teknikal pergerakan saham GOTO kemarin, Senin (22/7) pada indikator stochasticnya sudah membentuk goldencross.
"Dalam artian akan adanya tanda penguatan dari saham GOTO, meskipun MACD masih berada di area negatif," jelasnya saat dihubungi Bisnis.
Baca Juga
MNC Sekuritas juga menyematkan rekomendasi trading buy untuk saham GOTO dengan level support Rp54 per saham dan resisten Rp58 per saham. Sementara itu, untuk target harga berada di rentang Rp60 hingga Rp62 per saham.
Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan harga saham GOTO naik 12% ke Rp57 hingga Selasa (23/7/2024) pukul 10:59 WIB. Rapor itu menjadi kenaikan tertinggi sejak Maret 2024.
Sepanjang sesi, tercatat sebanyak 5,73 miliar saham GOTO ditransaksikan dengan frekuensi 18.333 kali. Alhasil, nilai transaksi GOTO tembus Rp310,97 miliar dan menduduki posisi teratas jajaran saham terlaris.
Adapun, Bloomberg melaporkan volume perdagangan saham GOTO saat ini lebih dari enam kali lipat rata-rata 20 hari.
GoTo Gojek Tokopedia dijadwalkan akan mengumumkan kinerja keuangan kuartal II/2024 pada 30 Juli 2024. Setelah itu, GOTO akan menggelar conference call untuk mendiskusikan hasil kuartal II/2024.
Konsensus analis memperkirakan pendapatan tiga bulan GOTO pada kuartal II/2024 senilai Rp3,43 triliun. Realisasi ini tergerus 3,36% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,55 triliun.
Konsensus juga memperkirakan rugi bersih GOTO selama tiga bulan di kuartal II/2024 membaik menjadi Rp529,78 miliar, dari sebelumnya rugi sebesar Rp3,29 triliun secara tahunan.
Lewat riset yang dipublikasikan akhir pekan lalu, Mirae mempertahankan peringkat netral untuk sektor saham teknologi. Kendati demikian, mereka memiliki rekomendasi beli untuk saham GoTo Gojek Tokopedia.
Adapun, saham GOTO mendapatkan rekomendasi beli dengan target harga Rp80.
Mirae menilai hasil kinerja keuangan GOTO periode kuartal I/2024 menunjukkan perseroan tidak hanya menargetkan profitabilitas tetapi juga pertumbuhan dalam saat bersamaan. Akibatnya, adjusted EBITDA kembali negatif pada akhir Maret 2024.
“Kami mengantisipasi hasil 2Q24 juga akan lemah karena faktor musiman dan lemahnya daya beli,” tulis Tim Mirae.