Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Emas Hari Ini, Senin 20 Mei 2024, Berpeluang Tembus Rekor Baru

Harga emas global diprediksi menguat dan berpeluang menembus rekor tertinggi pada perdagangan pekan ini periode 20 hingga 24 Mei 2024.
Harga emas global diprediksi menguat dan berpeluang menembus rekor tertinggi pada perdagangan pekan ini periode 20 hingga 24 Mei 2024./Pexels.
Harga emas global diprediksi menguat dan berpeluang menembus rekor tertinggi pada perdagangan pekan ini periode 20 hingga 24 Mei 2024./Pexels.
Live Timeline

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas global diprediksi menguat dan berpeluang menembus rekor tertinggi pada perdagangan awal pekan hari ini, Senin (20/5/2024), seiring dengan penantian investor akan sinyal penurunan suku bunga oleh The Fed.

Pada penutupan perdagngan Jumat (17/5/2024), harga emas spot ditutup naik 1,5% menjadi US$2.415,83 per troy ounce, mendekati level tertinggi sepanjang masa di US$2.431.29 yang dicapai pada 12 April 2024.  

Sementara itu, harga emas berjangka Comex New York Exchange AS menetap 1,3% lebih tinggi pada US$2.417,40 per troy ounce, tembus rekor tertinggi sebelumnya.

Analis Komoditas Lukman Leong mengatakan, harga emas berpotensi kembali naik pada pekan ini. Investor mengantisipasi serangkaian pidato oleh pejabat The Fed, terutama Ketua Fed Jerome Powell yang diharapkan akan kembali bernada dovish atau melunak.

"Tidak ada data ekonomi penting AS minggu ini, namun banyak pejabat The Fed yang akan memberikan pidato, termasuk Powell dan risalah pertemuan FOMC," ujar Lukman kepada Bisnis, dikutip Minggu (19/5/2024).

Sebagaimana diketahui, Bank Sentral AS Federal Reserve atau The Fed masih menahan suku bunga di kisaran 5,25% hingga 5,5% pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Mei 2024.

Adapun, indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) atau inflasi AS dilaporkan naik 3,4% secara year-on-year (YoY) pada April 2024. 

Menurut data pemerintah AS yang dirilis Rabu (15/5/2024), CPI yang tidak termasuk biaya makanan dan energi, meningkat 0,3% dari Maret 2024, menurun untuk pertama kalinya dalam enam bulan. 

Dalam laporannya, Biro Statistik Tenaga Kerja AS menyatakan, tempat tinggal dan bahan bakar menyumbang lebih dari 70% kenaikan tersebut. 

Meskipun angka-angka tersebut mungkin memberikan harapan kepada The Fed bahwa inflasi akan melanjutkan tren penurunannya, para pejabat ingin melihat angka-angka tambahan untuk mendapatkan kepercayaan diri yang mereka perlukan untuk mulai memikirkan pemotongan suku bunga.

Lebih lanjut dia mengatakan, pelaku pasar menaruh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed akan terjadi pada September 2024, dengan probabilitas sebesar 67% saat ini, menurut CME Fedwatch Tool.

"Sentimen lain yang perlu diperhatikan terkait harga emas tentunya situasi di Timur Tengah. Prediksi harga emas pekan ini berada di rentang US$2.350 hingga US$2.430 per troy ounce," katanya.

Simak pergerakan harga emas hari ini secara live!

16:13 WIB
Emas Spot melejit 1,26% ke US$2.445,75

Emas spot menguat 1,26% atau 30,53 poin ke US$2.445,75 per troy pukul 16.13 WIB

Lebih lanjut emas Comex kontrak Juni 2024 juga naik 1,16% atau 28,10 poin ke US$2.445,50 per troy ounce. 

13:59 WIB
Emas Spot & Comex makin berkilau

Pukul 13.59 WIB emas spot menguat 0,89% atau 21,47 poin ke US$2.436,69 per troy.

Lebih lanjut emas Comex kontrak Juni 2024 juga naik 0,96% atau 23,10 poin ke US$2.440,650 per troy ounce. 

09:40 WIB
Emas Spot dan Comex kompak melejit

Emas spot menguat 0,75% atau 18,09 poin ke US$2.433,31 per troy ounce pada 09.40 WIB. 

Lebih lanjut emas Comex kontrak Juni 2024 juga naik 0,88% atau 21,20 poin ke US$2.438,60 per troy ounce. 


Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper