Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pyridam Farma (PYFA) Rancang Rights Issue Rp1,07 Triliun untuk Akuisisi Probiotec

Pyridam Farma (PYFA) merencanakan rights issue Rp1,07 triliun untuk mengakuisisi perusahaan asal Australia, Probiotec Limited.
Pyridam Farma (PYFA) merencanakan rights issue Rp1,07 triliun untuk mengakuisisi perusahaan asal Australia, Probiotec Limited./pyfa.co.id
Pyridam Farma (PYFA) merencanakan rights issue Rp1,07 triliun untuk mengakuisisi perusahaan asal Australia, Probiotec Limited./pyfa.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen produk farmasi PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue. PYFA mengincar dana sebanyak-banyaknya Rp1,07 triliun dari rights issue ini.

Dalam prospektusnya, PYFA menyampaikan akan melakukan rights issue sebanyak-banyaknya 10,7 miliar saham baru, dengan nilai nominal rp100 per saham atau sebanyak-banyaknya 95,24% dari modal ditempatkan dan disetor setelah HMETD, dengan harga pelaksanaan sebesar Rp100 per saham.

"Jumlah dana yang akan diterima perseroan dalam rights issue ini adalah sebanyak-banyaknya Rp1,07 triliun," kata manajemen PYFA, Jumat (5/4/2024).

PYFA menuturkan setiap pemegang satu saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada penutupan perdagangan 23 April 2024 berhak atas 20 HMETD. Setiap satu HMETD memberikan hak ke pemegang sahamnya untuk membeli satu saham baru yang harus dibayar penuh saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Apabila saham baru yang ditawarkan dalam rights issue ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, maka sisanya akan dijatahkan secara proporsional berdasarkan jumlah HMETD yang dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan saham, berdasarkan harga pemesanan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya.

Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka pembeli siaga akan membeli total sebanyak-banyaknya 5,66 miliar sisa saham yang tidak diambil dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham. Pembeli siaga dalam rights issue ini adalah Rejuve Global Investment Pte. Ltd.

Rencananya, dana yang diperoleh dari rights issue ini akan digunakan PYFA untuk setoran modal ke perusahaan anak yaitu PAPL. Setelah itu, PAPL akan melakukan ekspansi dan investasi

usaha, yaitu melalui rencana pengambilalihan perusahaan Probiotec Limited, suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Negara Australia.

Probiotec diketahui bergerak dalam bidang usaha farmasi dan pengemasan atas berbagai produk farmasi yang membutuhkan resep ataupun dapat dijual bebas (OTC), obat pelengkap, produk kesehatan konsumen, dan barang konsumsi cepat saji di Australia serta bidang usaha lainnya yang berkaitan. Probiotec merupakan perusahaan yang tercatat dalam bursa Australia.

Probiotec diketahui menyediakan layanan manufaktur yang bermitra dengan pemain besar seperti Pfizer, Blackmores, L'oreal, dan lainnya.

Adapun bersamaan dengan rights issue ini, PYFA juga menerbitkan sebanyak 178,36 juta Waran Seri I atau sebanyak 33,33% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran rights issue.

Untuk setiap 60 saham hasil pelaksanaan HMETD tersebut melekat satu Waran Seri I yang diberikan secara cuma-cuma bagi pemegang HMETD yang melaksanakan haknya.

Setiap pemegang satu waran, berhak membeli satu saham hasil pelaksanaan dengan harga pelaksanaan waran seri I Rp800 per saham. Dana hasil pelaksanaan waran ini adalah sebanyak-banyaknya Rp142,6 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper