Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Baru IPO, Kian Santang (RGAS) Cetak Laba Rp6,49 Miliar

PT Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS) mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan sebesar 3,4%, menjadi Rp6,49 miliar.
Jaringan pipa gas/Bloomberg
Jaringan pipa gas/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS) mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan sebesar 3,4%, menjadi Rp6,49 miliar. 

Menurut Edy Nurhamid Amin, Direktur Utama RGAS, pencapaian ini merupakan bukti dari komitmen yang teguh dan kerja keras seluruh tim, serta kesinambungan dalam menerapkan strategi bisnis yang telah ditetapkan.

"Kinerja yang baik pada 2023 akan menjadi fundamental yang sangat bagus bagi manajemen dalam mencapai target bisnis tahun 2024," ujar Edy Nurhamid Amin melalui keterangan tertulis, Jumat (5/4/2024).

Kenaikan laba tersebut merupakan hasil dari berbagai faktor, salah satunya adalah penurunan beberapa beban perusahaan. Misalnya, beban pokok pendapatan ditekan sebesar 19,7%, sementara beban lainnya turun mencapai 53,4%.

Meskipun demikian, perusahaan juga mengalami penurunan pendapatan sebesar 2,45%, menjadi Rp64,4 miliar. Penurunan ini terutama dipicu oleh penurunan pendapatan dari barang dagang sebesar 12,54% dibandingkan tahun sebelumnya.

Liabilitas perusahaan turun drastis sebesar 44,6% menjadi Rp4,78 miliar, sementara aset mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 67,4% menjadi Rp90,2 miliar.

Selain itu, RGAS juga memenangkan beberapa proyek penting sepanjang tahun tersebut. Proyek-proyek ini termasuk pengadaan Konverter Kit Ergas ECK-300, Ultrasonic Gas Flow, Metering Regulating Station, serta proyek-proyek EPC di beberapa daerah, seperti Palembang, Jabung, dan Cilamaya. Proyek-proyek ini tidak hanya memberikan kontribusi finansial yang positif, tetapi juga memperkuat posisi RGAS di pasar industri gas.

“Proyek tersebut didapat dari beberapa perusahaan besar, seperti PT. Pertamina, PT. Perusahaan Gas Negara Tbk, PT. PLN, PT. Surya Energi Parahita, PT. Transportasi Gas Indonesia, dan PT. Pertamina Gas”, pungkas Edy Nurhaimin.

Edy Nurhamid Amin menegaskan bahwa kinerja positif RGAS pada 2023 akan menjadi landasan yang kuat bagi manajemen dalam mencapai target bisnis yang lebih ambisius pada tahun 2024. Dengan terus menjaga dedikasi dan konsistensi dalam menjalankan strategi bisnis yang telah terbukti. RGAS optimis untuk terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

Dengan melihat pencapaian yang luar biasa pada tahun sebelumnya, RGAS berkomitmen untuk terus menjadi pemimpin di industri gas dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan serta kontribusi yang berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi negara.

 

(Joyceline Munthe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper