Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup Bundamedik (BMHS) Sambut Jinxin, Investasi di Morula

Grup PT BundamedikTbk. (BMHS) Morula akan melepas sebagian saham kepada Grup Jinxin.
(kiri-kanan) Direktur Utama BMHS Mesha Rizal Sini, Komisaris Utama BMHS Ivan Sini, Managing Director Bundamedik Nurhadi Yudiyantho saat melakukan diskusi bersama media, Kamis (16/6/2022).
(kiri-kanan) Direktur Utama BMHS Mesha Rizal Sini, Komisaris Utama BMHS Ivan Sini, Managing Director Bundamedik Nurhadi Yudiyantho saat melakukan diskusi bersama media, Kamis (16/6/2022).

Bisnis.com, JAKARTA - Grup PT BundamedikTbk. (BMHS) Morula akan melepas sebagian saham kepada Grup Jinxin untuk pengembangan potensi pasar Indonesia dan Asia Tenggara.

PT Morula Indonesia (Morula) dan Jinxin Fertility Group Limited (Jinxin) telah menandatangani perjanjian pemesanan pembelian saham investasi. Dalam perjanjian ini, Jinxin akan menjadi pemegang saham signifikan Morula.

Ivan Rizal Sini, Presiden Direktur Morula sekaligus Komisaris Utama BMHS, menyampaikan kerja sama strategis Jinxin dan Morula bertujuan untuk memanfaatkan keahlian dan kekuatan di bidang layanan Teknologi Reproduksi Berbantu (TRB) untuk bersama-sama memanfaatkan potensi besar yang belum dimanfaatkan di pasar IVF (In Vitro Fertilization) Indonesia dan Asia Tenggara.

"Kolaborasi ini menunjukkan keyakinan Jinxin dan Morula terhadap prospek pasar yang timbul dari kuatnya pertumbuhan ekonomi dan berkembangnya populasi lokal di kawasan Asia Tenggara," paparnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/4/2024).

Mulai beroperasi pada tahun 1997, Morula kini menjadi grup layanan kesehatan khusus Teknologi Reproduksi Berbantu (TRB) terbesar di Indonesia, dengan 10 fasilitas TRB di seluruh Indonesia. Morula merupakan anak perusahaan dengan kekhususan IVF dari Bundamedik (BMHS) yang didirikan pada tahun 1973 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2021.

Sementara itu, Jinxin adalah grup layanan kesehatan khusus wanita dan anak terkemuka di China dan Amerika Serikat. Sejarah Jinxin dimulai pada tahun 1951, dan dengan rekam jejak industri medisnya selama lebih dari 70 tahun. Jinxin telah menjadi penyedia layanan TRB swasta terbesar di China, dan penyedia TRB terbesar di Pantai Barat (West Coast) Amerika Serikat.

Pada Juni 2019, Jinxin terdaftar di Bursa Efek Hong Kong sebagai bagian rencana ekspansi internasional. Jinxin mengoperasikan 6 RS dan pengelolaan bersama 5 RS di China, 2 klinik reproduksi di Hong Kong, 10 klinik reproduksi HRC Fertility (HRC) di Amerika Serikat, dan 1 klinik reproduksi di Laos.

Ivan menambahkan Morula, sebagai mitra strategis Jinxin, secara konsisten menunjukkan pertumbuhan operasional dan kesuksesan bisnis yang besar di Indonesia. Saat ini, Morula memimpin pasar di Indonesia seiring dengan semakin besarnya permintaan terhadap layanan TRB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper