Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kinerja Aneka Tambang (ANTM) Terkerek, Intip Faktor Pendorongnya

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menunjukkan kinerja saham perusahaan berada dalam tren positif. Ini faktor pendorongnya
Kinerja Aneka Tambang (ANTM) Terkerek, Intip Faktor Pendorongnya. Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) di salah satu galeri emas di Jakarta, Selasa (19/9/2023). Bisnis
Kinerja Aneka Tambang (ANTM) Terkerek, Intip Faktor Pendorongnya. Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) di salah satu galeri emas di Jakarta, Selasa (19/9/2023). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Anggota BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menunjukkan kinerja saham perusahaan berada dalam tren positif. Lantas, apa faktor pendorongnya?

Hal tersebut tercermin dari rata-rata volume perdagangan saham harian sampai dengan periode Januari-September 2023 yang mencapai 56,31 juta saham.

Adapun rata-rata harian saham per September 2023 menembus Rp115,52 miliar. Emiten ANTM juga mencatatkan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp43,62 triliun.

“Rata-rata volume perdagangan saham harian pada periode kuartal III/2023 menembus 56,31 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp115,52 miliar,” kata Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf dalam keterangan tertulis, Jumat (15/3/2024).

Lebih  lanjut, kenaikan saham  tersebut tidak terlepas dari capaian perusahaandalam memaksimalkan pertumbuhan kinerja keuangan yang positif. Laba pada periode berjalan per September 2023 sebesar Rp2,85 triliun atau tumbuh 8% dari laba para periode yang sama di tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp2,63 triliun. 

“ANTM juga mencatatkan EBITDA pada kuartal III/2023 sebesar Rp5,4 triliun, konsisten pencapaiannya dibandingkan capaian EBITDA pada 9M22,” kata Heri.

Kinerja positif ANTM juga ditunjukan dari produksi emas yang menjadikan perusahaan sebagai kontributor terbesar dalam penjualan pada periode kurtal III/2023 dengan proporsi mencapai 62% terhadap total penjualan ANTM atau sebesar Rp19,29 triliun. 

Sementara itu, untuk penjualan nikel yang merupakan produk feronikel dan bijih nikel pada kuartal III/2023 tercatat sebesar 33% dari total penjualan perseroan dengan nilai penjualan mencapai Rp10,10 triliun atau tumbuh 19% dari capaian pada periode sama di tahun sebelumnya. 

“Per September 2023, volume produksi feronikel ANTM mencapai 15.787 ton nikel dalam feronikel [TNi], dengan capaian volume penjualan produk feronikel 9M23 mencapai 14.132 TNi,” imbuhnya.

Begitu juga untuk penjualan bauksit dan alumina tercatat mengalami kenaikan 4% dari total penjualan ANTAM sebsear Rp1,25 triliun pada kuartal III/2023. 

Sementara terkait proyek pengembangan usaha, ANTAM telah merampungkan proyek strategis perusahaan di antaranya dengan beroperasinya pabrik feronikel Halmahera Timur berkapasitas 13.500 TNi per tahun. 

Sementara untuk pengembangan hilirisasi komoditas bauksit, saat ini ANTAM terus berfokus dalam pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat, yang dikembangkan bersama dengan anggota Grup MIND ID lainnya, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper