Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Elnusa (ELSA) Raih Pendapatan Rp12,56 Triliun Sepanjang 2023

PT Elnusa Tbk. (ELSA) membukukan pendapatan sebesar Rp12,56 triliun sepanjang 2023, naik tipis dibandingkan dengan tahun 2022.
Aktivitas operasional PT Elnusa Tbk. (ELSA) Anak usaha Pertamina ini membukukan pendapatan sebesar Rp12,56 triliun sepanjang 2023, naik tipis dibandingkan dengan tahun 2022./elnusa.co.id
Aktivitas operasional PT Elnusa Tbk. (ELSA) Anak usaha Pertamina ini membukukan pendapatan sebesar Rp12,56 triliun sepanjang 2023, naik tipis dibandingkan dengan tahun 2022./elnusa.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten migas PT Elnusa Tbk. (ELSA) membukukan pendapatan sebesar Rp12,56 triliun sepanjang 2023, naik tipis dibandingkan dengan tahun 2022.

Berdasarkan laporan keuangan, ELSA mencatatkan pendapatan sebesar Rp12,56 triliun atau naik 2,10% dibandingkan dengan pendapatan sepanjang 2022 yang tercatat sebesar Rp12,30 triliun. 

Pendapatan tersebut didominasi oleh pendapatan pihak berelasi sebesar Rp9,67 triliun dengan rincian jasa distribusi dan logistik energi sebesar Rp4,74 triliun, jasa hulu migas sebesar Rp3,56 triliun dan jasa penunjang migas sebesar Rp1,36 triliun. 

Adapun pendapatan dari pihak ketiga adalah sebesar Rp2,94 triliun dengan jasa distribusi sebesar Rp1,94 triliun, jasa hulu migas sebesar Rp662,19 miliar dan penunjang migas sebesar Rp281,45 miliar. 

Peningkatan pendapatan tersebut diiringi dengan beban pokok yang naik tipis sebesar Rp1 miliar menjadi sebesar Rp11,34 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

ELSA juga membukukan laba kotor sebesar Rp1,16 triliun atau meningkat sebesar Rp28,20% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp912,33 miliar. 

Setelah dikurangi beban keuangan dan lain-lain, ELSA mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp503,12 miliar. Capaian ini meningkat 33,08% dibandingkan dengan periode tahun lalu sebesar Rp378,05 miliar. 

Kemudian, ELSA memiliki total kewajiban sebesar Rp5,18 triliun atau naik dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar Rp4,71 triliun. Adapun rinciannya adalah liabilitas jangka pendek sebesar Rp4,23 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp951,29 miliar. 

Selanjutnya total ekuitas tercatat sebesar Rp4,41 triliun atau naik tipis dibandingkan dengan periode tahun lalu sebesar Rp4,11 triliun. Sementara itu total aset tercatat sebesar Rp9,60 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper