Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Simak Proyeksi IHSG dan Saham Pilihan pada Pekan Pemilu 2024

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan diperkirakan bergerak terbatas.
Mahasiswa beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/2/2024). Bisnis/Arief Hermawan P
Mahasiswa beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/2/2024). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan diperkirakan bergerak terbatas lantaran tersengat situasi pemilihan umum atau pemilu 2024. Namun, di sisi lain, rilis kinerja emiten diramal akan menjadi penggerak pasar ke depan. 

Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, mengatakan bahwa pekan depan pasar masih akan bergerak terbatas cenderung menguat karena pasar diperkirakan masih wait and see di tengah pemilu 2024.

 “Selain itu, dengan adanya rilis data inflasi Amerika Serikat [AS] bulan Januari 2024 yang diperkirakan tetap di level 3,4% YoY, kami perkirakan membuat the Fed masih akan bersikap hawkish,” ujar Audi kepada Bisnis, Minggu (11/2/2024). 

Di sisi lain, dia menuturkan bahwa rilis kinerja emiten untuk 2023 diperkirakan menjadi faktor penggerak arah pasar dalam beberapa waktu mendatang. 

“Dengan kami melihat perbankan memiliki catatan kinerja tumbuh positif, maka diperkirakan pergerakan sahamnya masih akan menopang IHSG,” katanya.

Berikut saham pilihan Kiwoom Sekuritas dengan teknikal analisis:

 

ASII – Trading Buy

Support: 5.100

Resistance: 5.700

 

BRIS – Trading Buy

Support: 2.270

- Resistance: 2.500

 

AMRT – Buy on Break 2.650

- Support: 2.530

- Resistance: 2.810

Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan Pemilu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan catatan berlangsung aman, damai, dan kondusif. 

“Sektor yang menguntungkan yaitu consumer cyclical dan non-cyclical, didorong daya beli dan konsumsi terjaga, serta Pemilu. Saham infrastruktur juga diuntungkan karena serapan anggaran jelang Pemilu,” ujar Nico kepada Bisnis, dikutip Jumat, (9/2/2024). 

Dia mengatakan sektor yang berpotensi diuntungkan pada Pemilu 2024 adalah perbankan karena ada potensi penurunan suku bunga dan peningkatan kredit. Selain itu, saham di sektor otomotif dan properti juga mendapat sentimen positif dari penurunan suku bunga dan insentif.

Adapun, sektor transportasi dan logistik juga diprediksi menguat seiring dengan meningkatnya konsumsi dan permintaan. Selanjutnya sektor energi terbarukan diramal terapresiasi seturut transisi dari penggunaan energi konvensional menuju energi hijau.

 

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Reni Lestari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper