Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Komoditas Hari Ini (31/1): Minyak Bergerak Variatif, Emas dan CPO Menguat

Harga minyak bergerak variatif, sedangkan emas dan CPO mencatatkan penguatan.
Kilang Minyak/Bloomberg
Kilang Minyak/Bloomberg

Bisnis.comJAKARTA - Harga minyak mentah telah bergerak variatif dengan diperlukannya dorongan fundamental agar dapat mempertahankan harga yang tinggi. Harga emas juga menguat di tengah fokus investor pada pertemuan Federal Reserve (The Fed) pada 30-31 Januari 2024. Walau ditutup menguat, tetapi harga CPO berada dalam tren pelemahan karena lesunya minyak nabati saingannya dan menguatnya ringgit. 

Berdasarkan data Bloomberg pada Selasa (29/1/2024), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak Maret 2024 melemah 0,01% atau 0,01 poin ke level US$77,81 per barel pada pukul 7.03 WIB.    

Sementara itu, harga minyak Brent, sebagai patokan global, pada kontrak Maret 2024 menguat 0,57% atau 0,47 poin ke posisi US$82,87 per barel pada pukul 4.50 WIB.

Ahli strategi komoditas di TD Securities, Dan Ghali, mengatakan bahwa meskipun aktivitas pembelian algoritmik yang agresif mendukung perdagangan berjangka pada Selasa (30/1) pendorong fundamental kini diperlukan untuk mempertahankan harga yang lebih tinggi. 

Adapun, respons militer Amerika Serikat (AS) yang kuat terhadap serangan pesawat tak berawak terhadap tentara AS pada akhir pekan lalu dapat mengangkat pasar. Namun, saat ini meningkatnya konflik Timur Tengah hanya berdampak kecil pada pasokan minyak. 

“Respons dari AS akan menjadi kuncinya,” jelas ahli strategi komoditas senior di ANZ Group Holdings Ltd, Daniel Hynes, dengan mengatakan bahwa pandangan pasar terhadap risiko pasokan telah berubah dalam beberapa hari terakhir. 

Harga minyak masih berada di jalur kenaikan bulanan. Para pedagang juga waspada ketika Houthi yang bermarkas di Yaman terus melancarkan serangan terhadap kapal komersial di Laut Merah. 

Harga Emas 

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas spot telah menguat 0,03% atau 0,57 poin ke US$2.037,58 per troy ounce pada pukul 7.13 WIB. Kemudian, harga emas Comex kontrak April 2024 menguat 0,21% atau 4,40 poin ke US$2.055,30 per troy ounce pada pukul 7.03 WIB. 

Mengutip Reuters, harga emas telah naik ke level tertinggi dalam dua minggu pada Selasa (30/1) didukung oleh pelemahan dolar dan imbal hasil Treasury yang lebih rendah. Fokus juga beralih pada Federal Reserve untuk mengetahui kapan pemangkasan suku bunga tahun ini. 

“Sebagian besar pergerakan emas adalah penurunan suku bunga dan dolar yang berada di zona merah, namun kami melihat pasar meningkat karena antisipasi terhadap keputusan suku bunga The Fed pada hari Rabu,” jelas ahli strategi pasar senior di RJO Futures, Daniel Pavilonis.

Indeks dolar turun 0,2% sehingga membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Imbal hasil Treasury 10 tahun yang menjadi acuan mencapai titik terendah dalam dua minggu. Suku bunga yang lebih rendah menurunkan biaya dalam memegang emas batangan.

Keputusan kebijakan The Fed akan dirilis pada Rabu waktu setempat (31/1) dengan pasar secara luas memperkirakan bank sentral mempertahankan suku bunga tidak berubah. 

Halaman
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Bloomberg, Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper