Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Simak Kurs BCA, BRI, Bank Mandiri, & BNI Jelang Pengumuman Suku Bunga BI Hari Ini (17/1)

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah pada Rabu (17/1) jelang pengumuman suku bunga dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI).
Potret uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000. - Bloomberg/Brent Lewin
Potret uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (17/1/2024) jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) soal suku bunga siang ini.

Mengutip data Bloomberg pukul 09.12 WIB, rupiah melemah 38,5 poin atau 0,25% menuju level Rp15.631 per dolar AS. Adapun, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekelompok mata uang utama juga ikut melemah 0,03% ke posisi 103,322.

Sementara itu, mata uang lain di kawasan Asia mayoritas dibuka melemah. Yen Jepang melemah 0,02%, dolar Taiwan melemah 0,15%, lalu won Korea melemah 0,61% diikuti oleh peso Filipina yang turun 0,32%.

Tak hanya itu, rupee India juga melemah 0,23%, yuan China melemah 0,06% ringgit Malaysia melemah 0,26% dan baht Thaildand turun 0,08%.

Sebaliknya, dolar Hong Kong terparkir di zona hijau namun stagnan dan dolar Singapura menguat sebesar 0,02%.

Direktur Laba Forexindo berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan para pelaku pasar saat ini menunggu isyarat lebih lanjut mengenai The Fed dan perekonomian AS.

Data penjualan ritel dan produksi industri AS pada Rabu, (17/1/2024) diperkirakan memberikan lebih banyak isyarat terhadap perekonomian AS. Menurutnya, meskipun The Fed memiliki lebih banyak ruang untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Namun, pelaku pasar tampaknya sedikit mengurangi spekulasi bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunganya paling cepat pada Maret 2024, menurut alat CME Fedwatch.

“Fokus kini tertuju pada data produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat, yang akan dirilis pada Rabu [17/1]. PDB diperkirakan sedikit melampaui target tahunan pemerintah sebesar 5% pada tahun 2023,” ujar Ibrahim dalam riset, dikutip Rabu (17/1/2024).

Dari dalam negeri, BI akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Januari 2024 pada hari ini. Hasil rapat tersebut yang akan diumumkan oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo beserta seluruh Anggota Dewan Gubernur BI.

Lantas, berapa kurs dolar AS di BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI hari ini, Rabu (17/1/2024)?

1. Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA Hari Ini

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.22 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp15.620 dan harga jual sebesar Rp15.640 berdasarkan e-rate.

Lalu, berdasarkan bank notes dan TT Counter BCA pada pukul 08.01 WIB menetapkan harga beli sebesar Rp15.470 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.770 per dolar AS.

2. Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI Hari Ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 09.18 WIB masing-masing sebesar Rp15.619 dan Rp15.645 untuk e-rate.

Kemudian BRI menetapkan harga beli TT counter sebesar Rp15.515 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.765 per dolar AS.

3. Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri Hari Ini

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada pukul 08.17 WIB menetapkan posisi harga beli sebesar Rp15.610 dan harga jual sebesar Rp15.630 berdasarkan e-rate.

Sedangkan, bank notes Bank Mandiri masih belum berubah dari hari kemarin, di mana harga beli sebesar Rp15.350 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp15.700 per dolar AS.

4. Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI Hari Ini

Adapun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk e-rate pada pukul 09.05 WIB masing-masing sebesar Rp15.613 dan Rp15.633.

Untuk bank notes dan TT Counter BNI pada 09.05 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp15.415 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.765 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper