Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Sawit Milik Haji Isam (JARR) Raih Pinjaman Rp500 Miliar dari Bank Mandiri

Jhonlin Agro Raya (JARR) menandatangani transaksi perjanjian fasilitas kredit dengan Bank Mandiri pada 18 Desember 2023.
Seremoni pencatatan saham perdana PT Jhonlin Agro Raya Tbk dengan kode saham JARR sebagai Perusahaan Tercatat ke-33 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022, Kamis (4/8/2022)/Dok.BEI
Seremoni pencatatan saham perdana PT Jhonlin Agro Raya Tbk dengan kode saham JARR sebagai Perusahaan Tercatat ke-33 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022, Kamis (4/8/2022)/Dok.BEI

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten sawit milik crazy rich Kalimantan Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) mengantongi fasilitas kredit investasi senilai Rp500 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).

Direktur Keuangan Jhonlin Agro Raya Temmy Iskandar mengatakan perseroan menandatangani transaksi perjanjian fasilitas kredit dengan Bank Mandiri pada 18 Desember 2023.

“Tidak ada fakta material atau dampak dari transaksi tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perusahaan,” kata Temmy dalam keterbukaan informasi, Senin (18/12/2023).

Baru-baru ini, JARR berhasil mengantongi persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan penggabungan usaha alias meger dengan perusahaan terafiliasi yakni PT Jhonlin Agro Lestari (JAL). Persetujuan diraih melalui Rapat Umum Pemegang Sahanm Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 November 2023.

Berdasarkan prospektus, manajemen JARR menyatakan merger kedua perusahaan akan mendorong adanya integrasi dan optimalisasi yang lebih baik dari rantai pasok.

Dari sisi JARR, penggabungan usaha dapat menggabungkan logistik, jaringan distribusi, dan kemampuan produksi, serta dapat menyederhanakan proses, mengurangi biaya transportasi, dan mencapai efisiensi rantai pasok yang lebih baik.

Dari sisi JAL, penggabungan usaha dapat memberikan nilai tambah atas Tandan Buah Segar (TBS) yang dihasilkan saat ini menjadi CPO pada saat Penggabungan Usaha, dikarenakan JAL tidak memiliki Pabrik PKS.

Dengan adanya penggabungan usaha, skala usaha JARR akan terjadi peningkatan asset milik JARR, selain itu JARR dan JAL berada dalam satu manajemen yang sama sehingga aspek administrasi seperti perizinan dan aspek keuangan termasuk proses akuntansi, perpajakan dan struktur permodalan akan lebih efisien yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja operasional dan finansial sehingga menciptakan perusahaan yang lebih sinergis

Aksi merger ini juga dinilai dapat mendukung pasokan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dan meningkatkan pengelolaan minyak mentah kelapa sawit yang akhirnya akan diproses menjadi produk biodiesel. Hal ini akan membantu mengurangi pembeliaan bahan baku CPO dari pihak eksternal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper