Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

The Fed Rem Siklus Kenaikan Suku Bunga, Harga Emas Auto Terbang

Harga emas naik lebih dari 1% pada hari Rabu setelah The Fed menandai berakhirnya siklus kenaikan suku bunga
Ilustrasi logam mulia emas. - Bloomberg/Michaela Handrek-Rehle
Ilustrasi logam mulia emas. - Bloomberg/Michaela Handrek-Rehle

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas naik lebih dari 1% pada hari Rabu setelah The Fed menandai berakhirnya siklus kenaikan suku bunga dan mengindikasikan kemungkinan penurunan suku bunga tahun depan.

Emas spot naik 1,3% menjadi US$2,004.79 per ounce. Emas berjangka AS ditutup 0,2% lebih tinggi pada US$1,997.30.

Bank sentral AS mempertahankan suku bunga stabil pada hari Rabu. Sebanyak 17 dari 19 pejabat Fed memproyeksikan tingkat suku bunga kebijakan akan lebih rendah pada akhir tahun 2024 dibandingkan saat ini, dengan proyeksi median yang menunjukkan tingkat suku bunga akan turun tiga perempat poin persentase dari 5,25%-5,50% saat ini.

“Pengakuan The Fed terhadap tekanan inflasi yang terus menurun telah meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga, yang mengakibatkan penurunan dramatis dalam imbal hasil dan dolar, dan kenaikan berikutnya pada emas dan perak,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Masa depan.

"Kami percaya kenaikan emas saat ini adalah reli yang berkelanjutan."

Indeks dolar (.DXY) tergelincir 0,6% setelah keputusan The Fed, membuat emas lebih murah bagi pembeli di luar negeri. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun memperpanjang penurunannya.

Para pedagang sekarang memperkirakan kemungkinan hampir 60% penurunan suku bunga AS pada bulan Maret 2024, menurut alat CME Fedwatch.

Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan daya tarik untuk memegang emas batangan tanpa imbal hasil.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan inflasi telah mereda tanpa peningkatan pengangguran yang signifikan dan dampak pengetatan secara penuh kemungkinan belum terasa.

Data menunjukkan harga produsen AS secara tak terduga tidak berubah pada bulan November, mengindikasikan inflasi di tingkat pabrik terus mereda.

Lintasan harga emas juga dapat dipengaruhi oleh pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Inggris pada hari Kamis.

Perak naik 2,5% menjadi US$23,32 per ounce, sementara platinum naik 0,1% menjadi US$930,56, dan paladium naik 0,5% menjadi $983,83.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Sumber : Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper