Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup Sinar Mas BSDE Prediksi Marketing Sales 2023 Tembus Target Rp8,8 Triliun

Grup Sinar Mas Land, PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) optimistis mencapai target marketing sales Rp8,8 triliun pada 2023.
Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) Hermawan Wijaya saat pemaparan publik virtual, Selasa (14/9/2021). Grup Sinar Mas Land, PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) optimistis mencapai target marketing sales Rp8,8 triliun pada 2023. /Dwi Nicken Tari.
Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) Hermawan Wijaya saat pemaparan publik virtual, Selasa (14/9/2021). Grup Sinar Mas Land, PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) optimistis mencapai target marketing sales Rp8,8 triliun pada 2023. /Dwi Nicken Tari.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten properti Grup Sinar Mas Land, PT Bumi Serpong Samai Tbk. (BSDE) optimistis mencapai target marketing sales Rp8,8 triliun pada 2023, bahkan sedikit melampauinya. Adapun, untuk target 2024 manajemen masih dalam tahap penghitungan.

Per September 2023, BSDE mencatatkan pendapatan pra penjualan atau marketing sales Rp6,75 triliun. Perinciannya, proyek residensial rumah tapak berkontribusi Rp4,47 triliun, dan komersial Rp2,28 triliun.

Hermawan Wijaya, Direktur BSDE, menyampaikan perseroan optimistis dapat mencapai target marketing sales Rp8,8 triliun pada 2023. Salah satunya karena insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) atau bebas PPN rumah yang menggairahkan sektor properti.

"Per September 2023 marketing sales sudah Rp6,7 triliun, tahun ini target Rp8,8 triliun bisa tercapai, bahkan melampaui sedikit. Adanya insentif tentunya mendukung industri properti hingga 2024. Namun, target 2024 masih dalam tahap penyusunan," jelasnya dalam Public Expose Live 2023, Selasa (28/11/2023).

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati secara resmi menerbitkan aturan terkait insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) atau bebas PPN rumah untuk sektor perumahan per November 2023.

Belied yang diteken pada 21 November 2023 tersebut menyatakan bahwa PPN DTP khusus bagi rumah tapak dan satuan rumah susun baru yang diserahkan dalam kondisi siap huni.

PPN DTP 100% yang terutang dari dasar pengenaan pajak mulai dari harga rumah Rp2 miliar hingga Rp5 miliar, berlaku bagi serah terima rumah mulai 1 November 2023 sampai dengan 30 Juni 2024. Sementara mulai 1 Juli 2024 hingga 31 Desember 2024, pemerintah hanya akan menanggungg PPN terutang sebesar 50%.

Hermawan mengatakan untuk pengembangan properti BSDE masih memfokuskan di wilayah BSD City karena potensi lahan yang masih luas. Sejumlah proyek properti di BSD City yang menopang marketing sales BSDE di antaranya Nava Park Layton (harga Rp18 miliar-Rp54,2 miliar), Hiera Welton (Rp2,8 miliar-Rp5,7 miliar), hingga Terravia Adora (Rp2,1 miliar-Rp2,7 miliar).

BSDE juga melakukan diversifikasi produk dan hadir di 9 kota di Indonesia. Selain area Jakarta dan sekitarnya, portofolio BSDE berada di Palembang, Medan, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Samarinda, Makassar, dan Manado.

Sementara itu, terkait efek Pemilu 2024, BSDE optimistis dapat melewatinya karena manajemen sudah memiliki pengalaman sejak tahun 2000 dan melewati berbagai fase Pemilu. Hermawan menyampaikan BSDE akan mengantisipasi, memonitor, dan menerapkan strategi yang biasa dilakukan perseroan pada saat tahun politik.

Franciscus Xaverius Ridwan Darmali, Presiden Direktur BSDE, menyampaikan BSDE berusaha maksimal meningkatkan kegiatan usaha, terutama kawasan BSD city. Land bank BSD City sangat besar sehingga perusahaan berusaha mempercepat pertumbuhan dengan pengembangan sendiri ataupun mengajak investor strategis lainya.

"Land bank yang sudah dikembangkan di BSD City sekitar 2.500 hektare (ha) dari ketersediaan 5.900 ha. Jadi cukup banyak lahan untuk 10-20 tahun pengembangan. BSDE juga aktif menambah lahan di tempat lain," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper