Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Fesyen Hermanto Tanoko (ZONE) Raih Laba Rp45,52 Miliar Kuartal III/2023

Emiten ritel fesyen milik konglomerat Hermanto Tanoko, PT Mega Perintis Tbk. (ZONE) mencatatkan laba Rp45,52 miliar sepanjang kuartal III/2023.
Emiten ritel fesyen milik konglomerat Hermanto Tanoko, PT Mega Perintis Tbk. (ZONE) mencatatkan laba Rp45,52 miliar sepanjang kuartal III/2023./JIBI-Dedi Gunawan
Emiten ritel fesyen milik konglomerat Hermanto Tanoko, PT Mega Perintis Tbk. (ZONE) mencatatkan laba Rp45,52 miliar sepanjang kuartal III/2023./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten ritel fesyen milik konglomerat Hermanto Tanoko, PT Mega Perintis Tbk. (ZONE) mencatatkan penurunan laba bersih pada Januari—September 2023. Meski pemilik merek fesyen Manzone dan Minimal ini membukukan kenaikan penjualan bersih pada kuaertal III/2023.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2023, laba bersih ZONE tercatat sebesar Rp45,52 miliar atau turun 27,13% yoy dibandingkan dengan Rp62,46 miliar pada kuartal III/2022.

Penurunan laba bersih terjadi di tengah peningkatan penjualan bersih sebesar 9,07% yoy yang mencapai Rp542,73 miliar, dibandingkan dengan Rp497,62 miliar pada kuartal III/2022.

Mayoritas penjualan disumbang oleh segmen pakaian dengan nilai Rp522,86 miliar, sementara aksesori Rp19,87 miliar.

Seiring dengan naiknya penjualan, beban pokok penjualan ZONE juga naik 4,56% yoy menjadi Rp223,07 miliar, dari Rp213,34 miliar. Meski begitu, laba kotor ZONE tercatat masih tumbuh 12,45% yoy menjadi Rp319,66 miliar, dari sebelumnya Rp284,27 miliar.

Setelah dikurangi berbagai beban yang dapat diefisiensikan, Mega Perintis tercatat membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk turun 27,13% yoy menjadi Rp45,52.

Adapun, kas dan bank pada akhir periode sebesar Rp2,56 miliar atau naik 58,51% yoy dibanding periode sama 2022 sebesar Rp1,06 miliar.

Berdasarkan neraca, total aset ZONE naik menjadi Rp726,66 miliar hingga 30 September 2023, dibandingkan posisi akhir Desember 2022 sebesar Rp651,78 miliar.

Liabilitas perseroan juga naik menjadi Rp352,05 miliar dibandingkan akhir 2022 sebesar Rp304,93 miliar. Sedangkan ekuitas ZONE naik menjadi Rp374,60 miliar dibandingkan akhir Desember 2022 sebesar Rp346,84 miliar.

Sebelumnya, ZONE membidik pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 15 persen pada 2023. Penjualan bersih ditargetkan menembus Rp770 miliar, sementara bottom line di Rp83 miliar.

Direktur Mega Perintis Luki Rusli mengatakan target ZONE pada 2023 akan didukung dengan prospek ekonomi Indonesia yang diperkirakan tetap tumbuh di kisaran 5 persen tahun ini meskipun ekonomi global menghadapi risiko perlambatan.

Ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,03 persen secara tahunan pada kuartal I/2023. Di sisi lain, survei penjualan eceran oleh Bank Indonesia memperlihatkan bahwa pertumbuhan penjualan riil pakaian pada April 2023 diperkirakan mencapai 17,4 persen secara bulananan.

“Kami optimistis untuk melanjutkan implementasi strategi-strategi bisnis pada 2023 yang telah ditetapkan awal tahun. Mega Perintis membidik kenaikan masing-masing sebesar 15 persen untuk penjualan dan laba bersih,” kata Luki dalam paparan publik, Selasa (13/6/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper