Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Ditutup Melemah ke 6.936 Jelang Rapat FOMC The Fed

IHSG turun 0,67 persen atau 46,70 poin ke level 6.936,08 pada perdagangan Senin (18/9/2023), jelang rapat FOMC The Fed pekan ini.
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok ke 6.936 pada perdagangan Senin (18/9/2023). Pelemahan terjadi jelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang akan berlangsung pada pekan ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG turun 0,67 persen atau 46,70 poin ke level 6.936,08. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada rentang 6.928 sampai 6.999.

Sementara itu, tercatat sebanyak 184 saham menguat, 350 saham melemah, dan 217 saham bergerak di tempat. Adapun market cap bertengger di level Rp10.297,18 triliun.

Dari jajaran saham berkapitalisasi pasar jumbo atau big cap, saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) naik 3,11 persen ke level Rp2.650, sementara PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menguat 0,39 persen menuju Rp19.300 per lembar.

Adapun penghuni top gainers pada hari ini dipimpin oleh saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk. (TGUK) yang melesat 34,56 persen ke level 183. Posisi ini disusul saham PT SLJ Global Tbk. (SULI) yang naik 24,24 persen menuju Rp164.

Di sisi lain, penghuni saham paling boncos atau top losers adalah PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk. (GEMS) yang merosot 19,05 persen ke Rp85. Sementara itu, saham PT Trans Power Marine Tbk. (TPMA) turun 14,29 persen ke Rp630 per lembar.

Sebelumnya, Tim Riset Phintraco Sekuritas mengatakan pelaku pasar akan memperhatikan FOMC The Fed pada 19-20 September 2023 pekan ini.

“The Fed diperkirakan akan menahan suku bunga acuan, menyusul data terbaru AS yang relatif membaik," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas, dikutip Senin (18/9/2023).

Selain The Fed, BI juga diyakini akan kembali menahan suku bunga acuan di 5,75 persen pada 20-21 September 2023. Phintraco Sekuritas memperkirakan support IHSG pekan ini berada pada level 6.930, dengan resistance di level Rp7.202.

Adapun Pada perdagangan Jumat lalu (15/9/2023), IHSG kembali menguji resistance 7.000, tetapi terbentuk upper shadow yang tinggi.

Secara teknikal, IHSG membentuk Stochastic RSI dan MFI yang relatif bergerak naik dan terbentuknya golden cross pada MACD. IHSG diperkirakan berfluktuasi dalam rentang support-resistance 6.930-7.020 pada pekan ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper