Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Anugerah Spareparts (AEGS) Berbalik Anjlok ke Rp94 Sesi I

PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk. (AEGS) melemah 6 persen ke Rp94 pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Senin (11/9/2023) usai resmi listing hari ini.
Jajaran direksi PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk. (AEGS) dalam pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia, Senin, (11/9/2023). -Bisnis/Rizqi Rajendra.
Jajaran direksi PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk. (AEGS) dalam pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia, Senin, (11/9/2023). -Bisnis/Rizqi Rajendra.

Bisnis.com, JAKARTA — Saham emiten komponen otomotif, PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk. (AEGS) melemah 6 persen ke Rp94 pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Senin (11/9/2023) usai resmi mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan data RTI Business pukul 12.00 WIB, saham AEGS berbalik melemah 6 poin atau 6 persen dari harga perdananya Rp100 ke level Rp94 per saham. Padahal, di awal-awal perdagangan saham AEGS sempat anteng di zona hijau dan sempat menyentuh harga tertinggi di harga Rp107. Sepanjang sesi I hari ini, saham AEGS bergerak pada rentang Rp92 hingga Rp107 per saham.

Adapun, frekuensi transaksi saham AEGS hingga penutupan sesi I hari ini tercatat sebanyak 520 kali dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 196.51 juta saham. Nilai transaksi (turnover) AEGS siang ini pun tembus Rp19,78 miliar.

Di tengah pelemahan saham AEGS, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru naik 0,19 persen atau 13,13 poin menjadi 6.937,91 pada akhir sesi I pukul 12.00 WIB. Sepanjang pagi ini, IHSG bergerak di rentang 6.904-6.951.

Tercatat, 279 saham menguat, 237 saham melemah, dan 227 saham bergerak ditempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp10.276 triliun.

Sebagi informasi, dalam aksi IPO kali ini, AEGS menunjuk PT Shinhan Sekuritas Indonesia sebagai perusahaan penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter).

Direktur Utama AEGS Oey Johan Sinatra Sumawi mengatakan, perolehan pendanaan melalui mekanisme IPO ini diharapkan akan mendukung penguatan kinerja operasional maupun kinerja keuangan AEGS pada tahun-tahun mendatang.

“Kami memproyeksikan kinerja keuangan pada tahun ini akan mengalami pertumbuhan secara signifikan dan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Johan dalam keterangan resmi dikutip Senin, (11/9/2023).

Mengacu prospektus IPO, AEGS melepas sebanyak 400 juta saham baru dengan nominal Rp50 per saham, atau setara 39,76 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Alhasil, AEGS meraup dana segar hasil IPO sebanyak-banyaknya Rp40 miliar.

Adapun, dana hasil IPO sekitar Rp10,30 miliar akan digunakan untuk pembelian tanah beserta bangunan pabrik, kantor dan gudang di daerah Cirebon, Jawa Barat. Kemudian sebanyak Rp1,26 miliar akan digunakan untuk pembangunan gudang baru.

Selanjutnya AEGS akan menggunakan Rp3,66 miliar dana IPO untuk belanja modal pabrik penunjang operasional seperti pembelian reach truck, forklift 3 ton TCM Mesin diesel, mesin bubut Winho, dan-lain-lain. Sementara sisanya untuk modal kerja, modal operasional, dan pembelian persediaan perseroan.

Guna menarik minat calon investor, selain menawarkan saham, AEGS juga menerbitkan waran seri I sebanyak 100 juta atau setara 16,50 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Waran seri I ini memiliki rasio 1:4 terhadap saham baru, artinya setiap pemegang 4 saham baru berhak memperoleh 1 waran seri I. 

Waran ini memiliki nilai nominal Rp50 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp90. Dana yang dapat diraih dari penerbitan waran ini adalah Rp9 miliar. 

Ditinjau kinerja keuangannya, sepanjang 2022 AEGS membukukan penjualan sebesar Rp27,61 miliar atau naik 60,41 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan 2021 sebesar Rp17,21 miliar. 

Beban pokok penjualan pun naik menjadi Rp23 miliar dibanding Rp14,01 miliar pada 2021. Alhasil, laba bersih AEGS sepanjang 2022 sebesar Rp825,88 dibanding periode tahun sebelumnya Rp122,77 miliar.

Sebagai informasi, Anugerah Spareparts Sejahtera (AEGS) didirikan pada tahun 2015 dan bergerak di bidang industri filter kendaraan bermotor yaitu filter oli dan filter bahan bakar, serta perdagangan filter udara, dan filter kabin AC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper