Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Amman Mineral (AMMN) Terus Menanjak meski Volatilitas Tinggi, Cek Rekomendasinya

Analis memperkirakan Saham Amman Mineral Internasional (AMMN) masih berada dalam tren naik dengan estimasi target berikutnya di level Rp4.440 per saham.
Jajaran direksi PT Amman Mineral International Tbk. (AMMN) dalam pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/7/2023).
Jajaran direksi PT Amman Mineral International Tbk. (AMMN) dalam pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/7/2023).

Bisnis.com, JAKARTA —  Saham anyar PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Senin (28/8/2023). 

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.00 WIB, AMMN bergerak menguat di posisi Rp4.150 per saham setelah sebelumnya di buka di posisi Rp4.140 per saham. Hingga 20 menit perdagangan, AMMN parkir di level Rp4.190 per saham atau naik 1,45 persen. Adapun sepanjang perdagangan AMMN bergerak di rentang Rp4.090 hingga Rp4.230.

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan AMMN secara teknikal memang masih berada dalam tren naik dengan estimasi target berikutnya di level Rp4.440 per saham.

“Rekomendasinya masih bisa hold bagi yang sudah beli, tetapi jika belum maka saran saya trading saja dengan menyesuaikan toleransi risikonya untuk menentukan batas stoploss,” kata Ivan menjawab pertanyaan Bisnis, Senin (28/8/2023). 

Ivan menjelaskan stoploss bisa mengacu pada level terendah di candle hari sebelumnya yaitu sekitar Rp3.930 per saham. Meski masih dalam tren bullish, Ivan menyebut adanya risiko volatilitas tinggi seperti yang sudah terjadi pada perdagangan 1-2 Agustus serta 24 Agustus. 

Volatilitas yang tinggi disebabkan oleh rally cepat yang terjadi dapat memancing investor untuk lebih cepat take profit

Sementara itu, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan Jumat (25/8/2023) saham AMMN berada di level Rp4.140 per saham atau naik 4,81 persen. Sepanjang perdagangan, saham AMMN bergerak di level Rp3.930 hingga Rp4.140. Sebanyak 64,62 juta saham diperdagangkan dengan nilai total investasi sebesar Rp264,47 miliar dalam 10.921 transaksi. 

Kapitalisasi pasar AMMN tercatat Rp297,73 triliun dan berada di posisi top 6 dari 10 saham dengan kapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia. AMMN berhasil menyalip PT Astra International Tbk. (ASII), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA), PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR). 

Pada saat penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) 7 Juli lalu AMMN menawarkan sebanyak 6,33 miliar saham di harga Rp1.695 per saham.

Anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) ini pun meraup dana segar sebesar Rp10,73 triliun, nilai IPO terbesar sepanjang 2023 mengalahkan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL).

____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper