Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup Triputra (ASLC) Dikabarkan Akuisisi CARS, Ini Kata Manajemen

Grup Triputra, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) dikabarkan akan mengakuisisi saham PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. (CARS).
Grup Triputra, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) dikabarkan akan mengakuisisi saham PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. (CARS). /Istimewa
Grup Triputra, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) dikabarkan akan mengakuisisi saham PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. (CARS). /Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten otomotif Grup Triputra, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) dikabarkan akan mengakuisisi saham PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. (CARS), yang juga bergerak di bidang perdagangan otomotif.

Berdasarkan sumber Bisnis, kabar terkait rencana tersebut sudah cukup lama beredar, beberapa persentase saham CARS akan diakuisisi oleh ASLC. Potensi kerja sama antara ASLC dan CARS tersebut nantinya bertujuan untuk mendongkrak kinerja penjualan mobil, termasuk jual-beli mobil baru maupun bekas.

Kendati demikian, saat dikonfirmasi, manajemen ASLC masih belum bisa membeberkan informasi tersebut untuk saat ini.

"ASLC kalau ada rencana corporate action akan umumkan keterbukaan secara resmi ke Bursa Efek Indonesia," ujar Presiden Direktur ASLC Jany Candra kepada Bisnis dikutip Kamis, (20/7/2023).

Adapun, ASLC memiliki perdagangan mobil bekas yang bernama Caroline.id dan telah memiliki showroom yang tersebar di berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor Bekasi, Serpong, Palembang, hingga Medan.

Jany mengatakan, penjualan mobil bekas Caroline di paruh kedua tahun ini sangat baik dan meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu ketika Caroline baru mulai dikembangkan.

"Kami masih optimis menargetkan penjualan 3.000-4.000 unit di akhir tahun 2023. Selain dari penjualan, tahun ini perseroan juga memfokuskan untuk optimalisasi setiap showroom yang telah dibangun agar dapat mencetak profit setiap showroom-nya," tuturnya.

Adapun, berdasarkan keterbukaan informasi BEI, ASLC telah menyerap dana hasil IPO sebesar Rp638,35 miliar per 30 Juni 2023. ASLC resmi melantai di Bursa pada 25 Januari 2022.

Secara rinci, sebesar Rp413,35 miliar atau 64,75 persen dana IPO telah digunakan untuk modal kerja, yaitu pembelian kendaraan bekas untuk persediaan barang dagang unit bisnis Caroline dan telah dijual kembali kepada konsumen. Sedangkan 35,25 persen sisanya atau Rp225 miliar digunakan untuk pelunasan utang.

Secara kinerja, entitas milik taipan TP Rachmat itu membukukan pendapatan Rp133,37 miliar per kuartal I/2023, atau naik 91,60 persen secara year-on-year (yoy) dibanding periode sama 2022 sebesar Rp69,61 miliar.

Alhasil, laba tahun berjalan ASLC sebesar Rp2,24 miliar atau naik 11,04 miliar yoy dibanding kuartal I/2022 sebesar Rp2,02 miliar.

Mengacu data Investing, sepanjang 2023, saham ASLC terpantau terkoreksi 11,29 persen secara year-to-date (ytd) dari Rp124 per saham pada 2 Januari 2023 ke level Rp110 per saham pada 20 Juli 2023. Saham ASLC bergerak fluktuatif dengan level tertinggi Rp127 dan terendah Rp77 per saham.

Secara teknikal, Henan Putihrai Sekuritas merekomendasikan Speculative Buy untuk saham ASLC, dengan masuk di kisaran Rp110-Rp112 dan target price di level Rp119-Rp125. Sedangkan stop loss di level Rp105-Rp104.

Di lain sisi, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. (CARS) merupakan main dealer mobil Toyota wilayah Jawa Tengah dan DIY yang terkenal dengan Nasmoco. Toyota Nasmoco merupakan dealer terbesar dan banyak pembeli di Jawa Tengah dan DIY menggunakan jasa perusahaan pembiayaan.

Ditinjau secara kinerja, CARS membukukan pendapatan Rp1,43 triliun per kuartal I/2023 atau naik 1,90 persen yoy dibanding periode sama 2022 sebesar Rp1,40 triliun.

Alhasil, CARS mencetak laba periode berjalan Rp57,14 miliar atau terbang 123,17 persen yoy dibanding kuartal I/2022 sebesar Rp25,60 miliar.

Saham CARS terapresiasi 14,28 persen secara ytd dari Rp84 per saham pada 2 Januari 2023 ke level Rp96 per saham pada 20 Juli 2023. Harga tertinggi saham CARS sempat menyentuh Rp105 per saham sedangkan harga terendahnya Rp69 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper