Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini, Cek Saham GOTO, ANTM, hingga PGAS

IHSG berpeluang lakukan rebound pada perdagangan hari ini, Rabu (3/5/2023) pada rentang 6.764-6.987. Adapun rekomendasi saham kali ini, GOTO, ANTM dan PGAS.
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang lakukan rebound pada perdagangan hari ini, Rabu (3/5/2023), setelah pada perdagangan sesi sebelumnya terkoreksi 0,76 persen atau 52,41 poin ke level 6.863,3. Adapaun rekomendasi saham kali ini adalah, GOTO, ANTM dan PGAS. 

Tim Riset MNC Sekuritas mengatakan IHSG ditutup terkoreksi 0,8 persen ke 6.863 pada Selasa (2/5/2023) dan disertai dengan tekanan jual. Namun, Koreksi dari IHSG tertahan oleh cluster MA20 dan MA60.

"Selama IHSG masih mampu bergerak di atas 6.735 sebagai supportnya, maka posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (i) dari wave [iii] sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji rentang area 6.991-7.159 pada label hitam," tulis Tim Riset MNC Sekuritas, Rabu (3/5/2023).

Namun, lanjut MNC Sekuritas, apabila IHSG break di level 6.735, maka IHSG sedang membentuk wave (c) dari wave [ii] pada label biru untuk menguji 6.673-6.705.

Adapun support IHSG berada pada level 6.764-6.735, dengan resistance di 6.961-6.987.

Berikut adalah saham-saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini.

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Buy on Weakness

NTM ditutup terkoreksi 1,9% ke 2,060 disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, posisi ANTM saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii] sehingga ANTM masih rawan untuk terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 1,915-2,000

Target Price: 2,160, 2,220

Stoploss: below 1,885

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) - Buy on Weakness 

GOTO ditutup terkoreksi 1 persen ke 103 namun masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, saat ini posisi GOTO sedang berada di awal wave (iv) dari wave [i] dari wave 3, sehingga GOTO masih rawan untuk terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 97-101

Target Price: 108, 111

Stoploss: below 92

PT Indosat Tbk. (ISAT) - Buy on Weakness 

ISAT ditutup menguat 5 persen ke 7.350 dan masih disertai dengan volume pembelian. Saat ini, posisi ISAT diperkirakan sedang berada di akhir dari wave (iii) dari wave [i] dari wave 3, sehingga ISAT akan rawan terkoreksi untuk membentuk wave (iv) dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 7.000-7.250

Target Price: 7.550, 7.700

Stoploss: below 6.750

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) - Spec Buy 

PGAS ditutup terkoreksi 2,8 persen ke 1.390 dan disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan. Selama PGAS masih mampu berada di atas 1.350 sebagai stoplossnya, maka posisi PGAS sedang berada di akhir wave (iv) dari wave [c], sehingga PGAS berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 1.375-1.390

Target Price: 1.485, 1.530

Stoploss: below 1.350

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper