Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Simak Upaya FREN Pertahankan Laba Rp1 Triliun di 2023

Emiten telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) menyampaikan akan berupaya mempertahankan kinerja laba bersih di 2023.
Karyawan melayani pengunjung gerai Smartfren di Jakarta, Rabu (7/9/2022).Bisnis/Abdurachman
Karyawan melayani pengunjung gerai Smartfren di Jakarta, Rabu (7/9/2022).Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) menyampaikan akan berupaya mempertahankan kinerja laba bersih di 2023.

Direktur FREN Gisela Lesmana mengatakan terdapat beberapa aspek yang menjadi fokus FREN saat ini terutama aspek operasional . Menurutnya, semua kinerja usaha FREN berawal dari strategi bisnis yang ingin dicapai FREN.

"Di tahun 2023 ini memang ada pengukuhan strategi terutama jaringan. Kami optimasi banyak jaringan baru selama Ramadan," kata Gisela di Jakarta, dikutip Minggu (16/4/2023). 

Dengan optimasi tersebut, FREN akan menilai area mana yang memiliki kekurangan dan kelebihan. Dengan demikian, FREN dapat memperkuat jaringan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. 

Bersamaan dengan penguatan jaringan tersebut, FREN juga akan menambahkan lini produk baru. FREN akan membuat produk launching yang tetap bisa menjawab kebutuhan pasar dari sisi jaringan dan produk. Menurut Gisela, hal tersebut akan memperbaiki kinerja dan menambah keterlibatan konsumen (customer engagement).

"Kami juga memandang kebutuhan konektivitas tidak hanya di Jawa saja, tapi semua orang membutuhkan jadi kita assement menyeluruh," tutur Gisela.

Gisela melanjutkan, FREN menargetkan pendapatan FREN tumbuh lebih baik dari sebelumnya, dan selalu terjadi  progres. Pihaknya mengupayakan pendapatan dan laba bersih FREN minimal bisa sama seperti tahun sebelumnya.

"Kami upayakan minimal sama seperti tahun sebelumnya dan optimistis bisa tercapai dengan strategi yang kami telah rencanakan," ucapnya.

Sebagai informasi, FREN membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,06 triliun setelah pada tahun sebelumnya tercatat kerugian sebesar Rp435,32 miliar. 

Laba ini ditopang oleh pendapatan usaha sebesar Rp11,20 triliun sepanjang 2022. Angka ini meningkat 7,17 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp10,45 triliun. 

Pendapatan tersebut terdiri dari lini bisnis jasa telekomunikasi sebesar Rp9,94 triliun dan jasa interkoneksi sebesar Rp322,26 miliar. Sementara lini bisnis lain-lain tercatat sebesar Rp643,68 miliar.

FREN mencatatkan pendapatan keuntungan investasi saham Rp1,64 triliun pada 2022. Nilai itu melesat dari tahun sebelumnya Rp118,73 miliar. Faktor ini membuat laba bersih FREN berbalik naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper