Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tunas Baru Lampung (TBLA) Incar Rp452 Miliar dari Rights Issue, Cek Jadwalnya

Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menawarkan Rights Issue sebanyak-banyaknya 753,83 juta saham baru atau setara 12,50 persen.
Kegiatan operasional PT Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA). Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menawarkan Rights Issue sebanyak-banyaknya 753,83 juta saham baru atau setara 12,50 persen. Istimewa
Kegiatan operasional PT Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA). Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menawarkan Rights Issue sebanyak-banyaknya 753,83 juta saham baru atau setara 12,50 persen. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Grup Sungai Budi PT Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA) mengincar dana segar senilai Rp452 miliar dari pelaksanaan penerbitan saham baru dengan skema rights issue atau penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

TBLA akan menawarkan sebanyak-banyaknya 753,83 juta saham baru atau setara 12,50 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp125.

“Harga Pelaksanaan sebesar Rp600 untuk setiap saham, sehingga jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam rangka PMHMETD II ini adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp452.301.131.400,” tulis TBLA dalam prospektus.

Dana hasil PMHMETD ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan oleh perseroan untuk tambahan modal kerja.

Dana akan dipakai untuk membeli bahan baku minyak sawit mentah atau CPO untuk minyak goreng dan biodiesel sebanyak 25.000 ton dari pemasok seperti PT Mulia Sawit Agro Lestari, PT Bumi Indawa Niaga, PT Rezeki Kencana dan PT Bio Inti Agrindo. Pembelian dilakukan secara spot basis sehingga tidak terdapat kontrak jangka panjang.

PT Sungai Budi sebagai salah satu pemegang saham utama dengan kepemilikan 1.499.929.596 saham atau 28,43 persen tidak akan melakukan seluruh HMETD yakni sebanyak 214.275.656 saham baru. Sungai Budi akan mengalihkan haknya ke PT Budi Delta Swakarya (BDS) sebanyak 91.892.737 saham baru. 

Di sisi lain, BDS yang kini mengempit 1,60 miliar saham TBLA atau setara 30,39 persen menyatakan komitmennya untuk melaksanakan seluruh hak memesan saham baru sesuai dengan proporsi yaitu sebanyak 229.063.842 saham baru senilai Rp137,43 miliar. Budi Delta Swakarya juga akan melaksanakan seluruh HMETD hasil pengalihan Sungai Budi.

“Budi Delta Swakarya menyatakan memiliki dana yang cukup dan sanggup untuk melaksanakan seluruh HMETD dan melakukan pembayaran penuh untuk mengambil saham baru yang menjadi haknya sesuai dengan porsi, serta untuk melaksanakan seluruh HMETD dan melakukan pembayaran penuh untuk mengambil saham hasil pengalihan dari Sungai Budi.”

TBLA menyatakan tidak terdapat pembeli siaga dalam penerbitan saham baru ini. Apabila terdapat saham baru yang tidak diambil atau dilaksanakan oleh pemegang hak publik, maka sisanya akan dialokasi kepada pemegang saham lainnya yang telah melakukan pemesanan.

Manajemen TBLA menambahkan bahwa pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan dalam rights issue ini sesuai dengan porsinya akan mengalami dilusi maksimum sebesar 12,50 persen.

Sebagai catatan, saham TBLA parkir di Rp680 pada perdagangan Selasa (28/3/2023). Harga saham TBLA sendiri bergerak di rentang Rp665—Rp730 sepanjang 2023 sehingga harga pelaksanaan rights issue lebih rendah dari harga rata-rata.

Berikut jadwal pelaksanaan rights issue TBLA :

Tanggal RUPSLB : 4 Januari 2023

Tanggal Efektif : 27 Maret 2023

Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD (Cum-Right) di :

  • Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 4 April 2023
  • Pasar Tunai : 6 April 2023

Tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD (Ex-Right) di :

  • Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 5 April 2023
  • Pasar Tunai : 10 April 2023

Recording date untuk memperoleh HMETD : 6 April 2023

Tanggal distribusi HMETD : 10 April 2023

Tanggal pencatatan HMETD di BEI : 11 April 2023

Tanggal awal perdagangan, pembayaran dan pelaksanaan HMETD : 11 April 2023

Tanggal awal penyerahan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD : 13 April 2023

Tanggal akhir perdagangan, pembayaran dan pelaksanaan HMETD : 18 April 2023

Tanggal akhir penyerahan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD : 20 April 2023

Tanggal akhir pembayaran pemesanan pembelian Saham Tambahan : 20 April 2023

Tanggal penjatahan pemesanan pembelian Saham Tambahan : 27 April 2023

Tanggal pengembalian uang pemesanan pembelian Saham Tambahan : 2 Mei 2023

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper