Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pasar Kripto Dibanjiri Sentimen Positif

Pasar kripto tengah menghadapi tren pertumbuhan seiring sejumlah sentimen positif seperti tingkat inflasi Amerika Serkiat.
Pasar kripto berada dalam tren positif karena beberapa faktor yang mendorong perbaikan pasar./Freepik
Pasar kripto berada dalam tren positif karena beberapa faktor yang mendorong perbaikan pasar./Freepik

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar kripto tengah dalam tren positif sejak awal Januari 2023. Dalam sepekan terakhir berbagai indikator bahkan memperlihatkan sinyal bahwa pasar kripto berada dalam tren pertumbuhan.

Chief Marketing Officer Pintu Timothius Martin mengungkapkan pasar kripto berada dalam tren positif karena beberapa faktor yang mendorong perbaikan pasar kripto, di antaranya ekonomi Amerika Serikat yang mencatatkan kinerja lebih baik dari perkiraan pada kuartal akhir 2022 yaitu perlambatan ekonomi yang ringan.

Kinerja tersebut sesuai dengan tujuan The Fed agar tetap dapat mengontrol laju inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi.

The Fed sendiri menginginkan indikator inflasi pada Desember turun ke level terendahnya pada 2023 dan diiringi dengan daya beli konsumen yang juga turun. Hal tersebut bisa memudahkan pembuat kebijakan mengurangi frekuensi kenaikan suku bunga ke depan.

Terkait dengan suku bunga, The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 0,25 persen pada The Federal Open Market Committee (FOMC) meeting 1 Februari 2023.

“Proyeksi keputusan The Fed terkait kenaikan suku bunga pada FOMC meeting 1 Februari dapat memberikan respons positif dari pasar keuangan seperti saham, obligasi, maupun kripto,” terangnya, Rabu (1/2/2023).

Pasar kripto sepekan terakhir bergerak positif dengan berhasil menutup candle mingguannya di atas level resistance 200 week Moving Average (MA), setelah selama kurun waktu empat bulan bergerak di bawah level tersebut.

Langkah berikutnya untuk menjaga momentum positif ini, pasar kripto harus menemukan titik support kapitalisasi pasar sebesar satu triliun market cap dan 200-week MA line kini menjadi level resistance kuat. 

“Sinyal pasar kripto sedang mengalami penguatan dipengaruhi oleh beberapa indikator seperti network fees, sebuah indikator yang merujuk pada keseluruhan uang yang dikeluarkan pada blockchain tertentu. Saat ini network fee Bitcoin (BTC) berada di level tertingginya sejak insiden FTX lalu," katanya.

Dari sisi total market cap stablecoin mengalami kenaikan yang artinya terdapat permintaan akan likuiditas. Ketersediaan likuiditas di pasar kripto dipengaruhi oleh jumlah stablecoin dalam sirkulasi.

"Diharapkan pergerakan positif ini akan terus terjaga dan memberikan kepastian bagi investor untuk menentukan strategi investasi ke depan,” kata Timo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper