Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Multi Medika (MMIX) Bidik Rp150 Miliar dari Penjualan Masker BT21

PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX), membidik kenaikan penjualan di kuartal IV/2022 dan kuartal I/2023 maksimal 15 persen berkat produk masker BT21
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 25 Januari 2023  |  11:08 WIB
Multi Medika (MMIX) Bidik Rp150 Miliar dari Penjualan Masker BT21
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu kantor perusahaan sekuritas di Jakarta, Kamis (12/1/2023). Bisnis - Suselo Jati
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pemegang hak intellectual property (IP) Korea Selatan BT21 dan Tiny Tan, PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX), membidik kenaikan penjualan di kuartal IV/2022 dan kuartal I/2023 maksimal 15 persen, seiring dengan peluncuran produk masker kolaborasi BT21.

Direktur Utama Multi Medika Internasional Mengky Mangarek mengatakan kolaborasi dengan BT21 tidak hanya menambah kesan eksklusif pada masker, tetapi berpotensi memperluas jangkauan pemakaian di kalangan Gen Z.

“Dengan ide menambah patch pada masker, diharapkan penjualan Multi Medika Internasional akan bertumbuh di kuartal keempat 2022 dan kuartal pertama 2023 sehingga menjadi Rp85 miliar sampai Rp150 miliar dari masker fashionable itu,” kata Mengky dalam siaran pers, Rabu (25/1/2023).

Mengky mengemukakan bahwa kolaborasi dengan pemilik IP terkemuka merupakan salah satu strategi perusahaan untuk meningkatkan brand awareness, sekaligus memperkuat posisi MMI sebagai pemain utama di produk alat kesehatan dan industri FMCG. 

“Kami tidak hanya berhenti pada masker, karena kebutuhan masker berpotensi turun di 2023 seiring dengan penurunan kasus Covid-19. Kami akan memulai produk FMCG dengan kerja sama IP internasional maupun Korea Selatan,” kata dia.

Mengky mengatakan penggunaan IP berkontribusi positif pada kinerja penjualan, dengan kontribusi kenaikan mencapai 10—15 persen daripada tahun sebelumnya.

Untuk 2023, MMIX telah menyiapkan kolaborasi IP dengan deretan produk yang akan dipasarkan seperti tisu basah, produk perawatan kulit, serta makanan dan minuman.

“Produk-produk lainnya akan segera dikeluarkan perusahaan di pertengahan 2023,” kata dia.

MMIX merupakan perusahaan pendatang baru yang IPO sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Desember 2022. MMIX menawarkan 600 juta saham dengan harga Rp190 sehingga berhasil menghimpun Rp114 miliar.

Multi Medika International tercatat membukukan penjualan sebesar Rp1,48 miliar pada 2020. Namun kemudian naik 12.163 persen menjadi Rp181,84 miliar pada 2021. Performa ini ditopang oleh permintaan alat kesehatan pada awal pandemi.

Per Mei 2022, MMIX mengakumulasi penjualan sebesar Rp82,12 miliar, tumbuh 102,89 persen dibandingkan dengan Januari—Mei 2021 sebesar Rp40,47 miliar. Sejalan dengan kenaikan penjualan tersebut, MMIX menjalin kemitraan dengan Alfamart dan Indomaret untuk penyediaan masker.

MMIX kemudian menandatangani lisensi eksklusif dengan Warner Bros dan Line Friends untuk pemasaran produk masker dengan karakter dua pemberi hak tersebut, di antaranya adalah karakter BT21.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Multi Medika Internasional korea selatan ipo
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top