Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Emiten Boy Thohir ADMR Digosipkan Akan Masuk LQ45, Layak?

Saham PT Adaro Minerals Tbk. (ADMR) terafiliasi Boy Thohir dikabarkan menjadi kandidat kuat penghuni baru indeks LQ45.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 23 Januari 2023  |  19:27 WIB
Emiten Boy Thohir ADMR Digosipkan Akan Masuk LQ45, Layak?
Garibaldi Thohir, Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), di kediamannya di Jakarta, Indonesia. Saham PT Adaro Minerals Tbk. (ADMR) terafiliasi Boy Thohir dikabarkan menjadi kandidat kuat penghuni baru indeks LQ45. - Bloomberg - Muhammad Fadli
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan rebalancing atau perombakan penghuni indeks LQ45 untuk periode Februari—Juli 2023. Sejumlah nama perusahaan santer disebut pelaku pasar sebagai penghuni baru indeks yang menaungi saham-saham dengan likuiditas tertinggi di bursa tersebut.

Di kalangan pelaku pasar, saham PT Adaro Minerals Tbk. (ADMR) dikabarkan menjadi kandidat kuat penghuni baru indeks LQ45. Saham milik Garibaldi 'Boy' Thohir itu bahkan didaulat sebagai saham tercuan di dunia pada 2022 dengan kenaikan lebih dari 1.000 persen sejak resmi melantai pada 3 Januari 2022.

Nama-nama lain yang juga disebut berpeluang masuk indeks LQ45 adalah emiten afiliasi Sandiaga Uno SRTG, kemudian BRMS, ESSA, dan MTEL.

Di sisi lain, sejumlah nama emiten yang berpotensi didepak dari LQ45 mencakup WIKA, emiten konglomerat Hary Tanoesoedibjo MNCN, perusahaan milik Prajogo Pangestu TPIA, emiten rokok Philip Morris HMSP, dan terakhir adalah ERAA.

Research and Consulting Manager Infovesta Kapital Advisori Nicodimus Kristiantoro mengatakan evaluasi LQ45 dilakukan secara komprehensif sehingga emiten yang masuk ke dalam indeks tersebut tentunya telah layak dan memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Dia menjelaskan terdapat beberapa aspek yang menjadi dasar masuknya saham ke dalam indeks. Di antaranya adalah rata-rata nilai transaksi dalam setahun terakhir, kapitalisasi pasar tertinggi, dan kondisi keuangan serta prospek emiten.

“Saham ADMR berpotensi kuat masuk ke jajaran LQ45 karena memiliki rata-rata nilai transaksi harian yang paling tinggi dan market cap terbesar di antara keempat saham kandidat lainnya.” Kata Nicodimus, Senin (23/1/2023).

Di antara deretan nama yang berpotensi keluar dari indeks, Nicodimus mengatakan rata-rata nilai transaksi WIKA dalam enam bulan berada di angka Rp16,9 miliar per hari, kemudian ERAA Rp14,7 miliar, dan MNCN sebesar Rp20,9 miliar per hari.

Nicodimus mengatakan nilai rata-rata transaksi harian itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan calon penghuni LQ45 ADMR yang mencapai Rp176,1 miliar per hari.

Sementara itu berdasarkan kapitalisasi saham, WIKA, ERAA, dan MNCN mempunyai kapitalisasi terendah di antara konstituen LQ45 saat ini.

“Jadi dilihat dari kriteria tersebut, besar kemungkinan akan dievaluasi dengan calon LQ45 yang memiliki likuiditas lebih tinggi, kapitalisasi pasar lebih besar, dan kondisi keuangan serta prospek bisnis lebih baik,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI lq45 saham ADMR garibaldi thohir
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top