Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investor Saham Adaro (ADRO) Kipas-Kipas, Besok Cuan Dividen

PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) akan membagikan dividen Rp7,8 triliun atau Rp251,28 per saham pada Jumat (13/1/2023).
PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) akan membagikan dividen Rp7,8 triliun atau Rp251,28 per saham pada Jumat (13/1/2023).
PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) akan membagikan dividen Rp7,8 triliun atau Rp251,28 per saham pada Jumat (13/1/2023).

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten tambang batu bara dan energi yang dinakhodai taipan Garibaldi Thohir, PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) akan membagikan dividen pada Jumat (13/1/2023).

Cum dividen ADRO jatuh pada hari Jumat (30/12/2022) atau akhir tahun lalu. Secara total, ADRO akan membagikan dividen sebesar US$500 juta. Adapun, pembagian dividen dilakukan besok.

Cum dividen merupakan tanggal terakhir investor yang berhak atas dividen. Jika membeli saham ADRO lewat tanggal tersebut, maka pemegang saham baru tidak berhak atas dividen. Secara total, ADRO membagikan dividen Rp7,78 triliun atau setara Rp251,28 per saham. 

Mahardika Putranto, Sekretaris Perusahaan Adaro Energy Indonesia, menyampaikan pihaknya mengumumkan kurs konversi pembagian dividen interim tahun buku 2022 yang mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia tanggal 3 Januari 2023 adalah sebesar Rp15.572 per dolar AS.

Dengan demikian, jumlah keseluruhan dividen tunai interim yang akan dibagikan perseroan dalam mata uang rupiah adalah sebesar Rp7.786.152.531.360 (Rp7,78 triliun) untuk 30.985.962.000 (30,98 miliar) lembar saham.

"Dividen per saham setara Rp251,28," jelasnya dalam keterbukaan informasi.

Manajemen ADRO dalam keterangan resminya mengatakan nilai dividen interim ini lebih tinggi 67 persen dari dividen interim tahun 2021 senilai US$300 juta dan merupakan dividen interim tertinggi yang pernah diberikan perseroan.

Presiden Direktur ADRO Garibaldi Thohir atau Boy Thohir mengatakan memberikan pengembalian kepada pemegang saham dalam bentuk pertumbuhan laba, dividen, dan pembelian saham kembali, merupakan fokus ADRO. Dia melanjutkan harga batu bara yang kuat dan kinerja operasional yang efisien pada 2022 mendukung kinerja yang solid hingga September 2022.

“Profitabilitas ADRO mendukung percepatan transformasi usaha dan menyediakan pengembalian yang konsisten dan menarik pada pemegang saham,” ucapnya.

Hingga kuartal III/2022, ADRO mencatatkan EBITDA operasional sebesar US$3,8 miliar dan laba inti sebesar US$2,3 miliar, lebih tinggi 231 persen dan 262 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2021.

Posisi kas pada akhir 9 bulan 2022 adalah US$3,3 miliar, 122 persen lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. ADRO juga membukukan kas bersih sebesar US$1,8 miliar dibandingkan dengan utang bersih sebesar US$10 juta di 9 bulan 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper