Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Dibuka Hijau, Saham GOTO Terbang Usai 3 Pekan Melemah

Saham GOTO menjadi yang paling aktif diperdagangkan pada awal perdagangan, dengan volume saham mencapai 6,9 saham senilai total Rp583 miliar.
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Warga berbelanja secara daring menggunakan e-commerce Tokopedia di Jakarta, Minggu (17/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 6.734,49 pada Selasa (13/12/2022), melanjutkan pergerakan setelah ditutup di zona hijau kemarin.

IHSG sempat fluktuatif atau turun 0,26 persen ke level 6.716,45 beberapa detik setelah perdagangan dibuka, kemudian kembali menguat ke level tertingginya 6,754,10 sampai pukul 09.01 WIB. Sebanyak 201 saham dibuka menguat, 97 saham melemah, dan 219 saham lainnya stagnan.

Tim riset MNC Sekuritas menyebutkan IHSG berpeluang untuk menguji level 6.799–6.847 setelah ditutup menguat 0,3 persen ke level 6.734 pada perdagangan Senin, (12/12/2022). Namun, MNC Sekuritas mengingatkan pergerakan IHSG saat ini masih dalam fase bearish.

Saham GOTO menjadi yang paling aktif diperdagangkan pada awal perdagangan, dengan volume saham yang ditransaksikan mencapai 6,9 lembar saham senilai total Rp583,5 miliar. GOTO berhasil berbalik menguat 9,20 persen setelah ke level Rp93 per saham pada pukul 09.04 WIB setelah konstan menyentuh auto reject bawah (ARB) dalam dua pekan terakhir.

Saham selanjutnya yang paling banyak diperdagangkan adalah BUMI dengan volume mencapai 187,7 miliar lembar senilai total Rp34,1 miliar. Saham BUMI menguat 1,14 persen awal perdagangan.

Di deretan saham-saham berkapitalisasi besar, BYAN menjadi saham dengan kenaikan tertinggi dengan penguatan sebesar 5,38 persen ke harga Rp13.700 per saham. Selanjutnya TLKM dan BBNI naik masing-masing sebesar 1,08 persen dan 0,52 persen.

“Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave iv dari wave c dari wave (y) pada skenario hitam sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6.799-6.847. Pada skenario alternatifnya, IHSG berpeluang menguat membentuk wave c dari wave (x) ke arah 6.982,” tulis MNC Sekuritas dalam riset, Selasa (13/12/2022).

MNC Sekuritas memperkirakan level support IHSG hari ini berada di level 6.607, 6.641, sedangkan untuk resistance di level 6.747, 6.804.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper