Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Ditutup Menguat, Sentuh Rp15.686 per Dolar AS

Summary: Rupiah ditutup menguat ke level Rp15.686 per dolar AS, di saat indeks dolar melemah.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 23 November 2022  |  15:31 WIB
Rupiah Ditutup Menguat, Sentuh Rp15.686 per Dolar AS
Pegawai merapikan uang Rupiah di kantor cabang BNI, Jakarta, Rabu (28/9/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Mata uang rupiah kembali ditutup menguat pada perdagangan Rabu (23/11/2022) di tengah pelemahan indeks dolar AS meskipun masih dalam posisi tinggi.

Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,06 persen ke Rp15.686 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,37 persen ke 106,83.

Bersama dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia seperti won Korea Selatan menguat 0,34 persen, dolar Hong Kong menguat 0,01 persen, peso Filipina menguat 0,72 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,10 persen.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan dolar AS bergerak stabil pada hari ini karena investor meredam selera risiko mereka menjelang rilis risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve.

Pertemuan tersebut dapat memberikan petunjuk tentang prospek inflasi dan suku bunga, serta meningkatnya kasus Covid-19 di China.

The Fed pada hari Rabu akan merilis risalah dari pertemuan terbarunya, dengan investor mencari tanda-tanda diskusi seputar memoderasi laju kenaikan suku bunga. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga dengan tingkat kenaikan yang lebih kecil di masa depan.

Sementara itu, dari dalam negeri Bank Indonesia terus melakukan bauran strategi ekonomi, untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah. BI juga terus melakukan intervensi besar di pasar valuta asing, obligasi di perdagangan Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), walaupun berimbas terhadap menurunnya cadangan devisa .

"Namun apa yang dilakukan oleh BI sudah sesuai dengan regulasi yang bertujuan untuk menahan pelemahan mata uang rupiah imbas kenaikan inflasi global," kata Ibrahim dalam risetnya, Rabu (23/11/2022).

Adapun untuk perdagangan besok, Ibrahim memperkirakan mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif, tetapi ditutup melemah di rentang Rp15.670-Rp15.740.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as Covid-19 Kebijakan The Fed
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top