Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Soal Lock Up, Bos GOTO Sebut Akan Ada Perubahan Pemegang Saham

Opsi yang sedang dijajaki GOTO ini mencakup penawaran sekunder, untuk membantu pemegang saham pra-IPO menjual sahamnya kepada investor secara terkoordinasi.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 22 November 2022  |  14:37 WIB
Soal Lock Up, Bos GOTO Sebut Akan Ada Perubahan Pemegang Saham
Pengemudi ojek online (ojol) menunjukan logo GoTo di Jakarta, Rabu (26/10/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menyampaikan masa periode penguncian saham atau lock-up saham akan berakhir pada bulan ini. Manajemen menilai, terdapat kemungkinan perubahan pemegang saham setelah periode lock-up berakhir.

Direktur Utama GOTO Andre Soelistyo mengatakan setelah 8 bulan penguncian usai IPO, pemegang saham pra-IPO GOTO akan diperbolehkan memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Desember 2022. 

"Sebagai perusahaan tercatat, kami percaya secara alami akan ada beberapa perubahan dalam pemegang saham, dan kami sedang menjajaki opsi untuk mendukung pemegang saham yang akan menjual sahamnya, serta membawa pemodal institusional jangka panjang baru ke dalam tabel kapitalisasi kami," ujar Andre dalam earnings calls GOTO, dikutip Selasa (22/11/2022).

Dia menjelaskan, opsi yang sedang dijajaki GOTO ini mencakup penawaran sekunder, untuk membantu pemegang saham pra-IPO menjual sahamnya kepada investor secara terkoordinasi.

Menurutnya, setiap transaksi akan bergantung pada kondisi pasar dan ekonomi makro, di samping faktor-faktor lainnya.

"Pada tahap ini, tidak ada jaminan bahwa suatu transaksi akan terjadi," ucapnya.

Sebelumnya, manajemen GOTO dalam keterangannya menyebutkan saat ini GOTO dan para pemegang saham pra-IPO menjajaki kemungkinan dilakukannya penawaran sekunder terkoordinasi atas saham GOTO yang dimiliki oleh pemegang saham pra-IPO.

"Penjajakan akan dilaksanakan setelah berakhirnya periode lock-up atas saham tersebut pada 30 November 2022, untuk memfasilitasi suatu penjualan yang terstruktur melalui pasar negosiasi," kata manajemen.

Manajemen GOTO melanjutkan, perseroan tidak akan menerbitkan saham baru atau melakukan penjualan saham di dalam proses ini, sehingga tidak akan terjadi dilusi atas saham GOTO

Lebih lanjut, GOTO juga memastikan tidak akan mendapatkan penerimaan dana dari hasil penjualan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

GoTo Gojek Tokopedia Goto pemegang saham emiten teknologi
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top