Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Live

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, dan Investigasi NATO soal Rudal Hantam Polandia

Di sesi perdagangan Asia, harga emas hari ini berpotensi dibeli menguji resistance US$1.781.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 17 November 2022  |  16:02 WIB
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, dan Investigasi NATO soal Rudal Hantam Polandia
Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas acuan global berpotensi menguat di tengah ketegangan geopolitik yang mereda seiring investigasi NATO terkait ledakan rudal di perbatasan Polandia.

Tim riset Monex Investindo Futures mencatat investor kini kembali mengalihkan fokus ke data ekonomi, termasuk positifnya data penjualan ritel AS telah mampu membebani harga emas, sehingga ditutup melemah US$4,93 di level US$1.773,64 per troy ounce pada perdagangan Rabu (16/11/2022) waktu setempat.

“Di sesi Asia hari ini, harga emas berpotensi dibeli menguji resistance US$1.781. Namun jika bergerak turun ke bawah level US$1.770, emas berpeluang dijual menguji support US$1.765 per troy ounce,” tulis Monex, Kamis (17/11/2022).

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan pada Rabu bahwa ledakan mematikan di Polandia mungkin merupakan hasil dari tembakan anti-pesawat Ukraina, tetapi Rusia memikul tanggung jawab utama karena Moskow berada di belakang perang.

Dua orang tewas dalam ledakan pada Selasa (15/11/2022) di timur Polandia, dekat perbatasan dengan Ukraina, dalam sebuah insiden yang memicu kekhawatiran akan eskalasi.

“Investigasi atas insiden ini sedang berlangsung, dan kami perlu menunggu hasilnya. Tapi kami tidak memiliki indikasi bahwa ini adalah hasil dari serangan yang disengaja,” kata Stoltenberg setelah memimpin pertemuan para duta besar NATO, mengutip Aljazeera, Kamis (17/11/2022).

Sementara itu, Polandia telah mengonfirmasi pada Rabu pagi bahwa rudal yang jatuh di timur negara itu, seperti pernyataan Presiden AS Joe Biden, tidak mungkin ditembakkan dari Rusia.

Dalam pernyataan mereka, Polandia dan NATO menggunakan bahasa yang menunjukkan bahwa mereka tidak menganggap ledakan rudal itu sebagai serangan Rusia yang disengaja, setidaknya untuk saat ini.

Untuk mencermati laju harga emas global hari ini, simak pergerakannya secara live. 

15:45 WIB

Emas Comex melemah US$1.768,24

Harga emas spot turun 0,32 persen atau 5,63 poin ke US$1.768,24 per troy ounce pada 15.55 WIB.

Adapun emas Comex kontrak Desember melemah 0,22 persen atau 3,90 poin ke US$1.771,90 per troy ounce. 

14:34 WIB

Emas Comex turun 0,40 persen

Emas spot melemah 0,43 persen atau 7,62 poin ke US$1.766,25 per troy ounce pada 15.20 WIB.

Sementara itu, Emas Comex turun 0,40 persen atau 7,10 poin ke US$1.768,70 per troy ounce. 

11:51 WIB

Emas Comex ambles 0,60 persen

Emas spot melemah 0,61 persen atau 10,76 poin ke US$1.763,11 per troy ounce pada 11.54 WIB.

Sementara itu, emas Comex kontrak Desember 2022 turun 0,60 persen atau 10,60 poin ke US$1.765,20 per troy ounce. 

10:31 WIB

Emas Comex ambles 0,50 persen

Emas spot melemah 0,59 persen atau 10,46 poin ke US$1.763,41 per troy ounce pada 10.28 WIB.

Sementara itu, emas Comex kontrak Desember 2022 anjlok 0,50 persen atau 8,80 poin ke US$1.767,00 per troy ounce. 

09:07 WIB

Emas spot dan Comex kompak turun

Harga emas spot turun 0,23 persen atau 4,15 poin ke US$1.769,72 per troy ounce pada 09.02 WIB.

Sementara itu, emas Comex kontrak Desember 2022 melemah 0,19 persen atau 3,30 poin ke US$1.772,50 per troy ounce. 

Sumber : Aljazeera


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini logam mulia harga emas comex Perang Rusia Ukraina polandia nato

Sumber : Aljazeera

Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top