Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sukuk Tabungan ST009 Dipasarkan Hari Ini, Minat Investor Tinggi?

Sukuk Tabungan (ST) seri ST009 mulai dipasarkan hari ini (11/11/2022). Analis berpendapat minat investor terhadap ST009 akan cukup positif.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 11 November 2022  |  09:31 WIB
Sukuk Tabungan ST009 Dipasarkan Hari Ini, Minat Investor Tinggi?
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis - Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Sukuk Tabungan (ST) seri ST009 mulai dipasarkan hari ini (11/11/2022). Pemerintah telah menetapkan besaran kupon atau imbalan Sukuk Tabungan (ST) seri ST009 sebesar 6,15%.

Kupon yang ditetapkan untuk seri ST009 yang bersifat mengambang atau floating with floor. Artinya besaran kupon ST009 akan disesuaikan dengan perubahan tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI) sebagai acuan.

Terkait hal tersebut, Head of Fixed Income Research Mandiri Sekuritas Handy Yunianto berpendapat, minat investor terhadap ST009 akan cukup positif. Hal tersebut salah satunya ditopang oleh kupon mengambang atau floating with floor yang ditawarkan instrumen ini.

“Dengan ekspektasi suku bunga masih akan naik setidaknya sampai dengan kuartal I/2023, kami melihat ST009 masih sangat menarik bagi investor ritel,” jelasnya saat dihubungi, Rabu (9/11/2022).

Selain tingkat kupon yang masih berpeluang naik, prospek ST009 juga didukung oleh likuiditas rupiah yang masih relatif mencukupi. Sehingga, investor pun akan mencari instrumen – instrumen investasi yang aman dengan potensi return optimal.

Handy menambahkan, premi yang ditawarkan pada ST009 juga terbilang atraktif bagi investor ritel. Ia menuturkan ST009 memberikan premium 140 basis poin di atas suku bunga acuan Bank Indonesia, yang menurutnya lebih menarik dibandingkan dengan instrumen investasi jangka pendek lainnya.

Senada dengan Handy, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga memperkirakan minat investor ritel terhadap ST009 akan cukup tinggi. Mengingat return yang di dapat investor lebih tinggi dibanding rerata bunga deposito yang berkisar 3 persen.

 “Dari kondisi tersebut, diperkirakan permintaan akan ST009 akan mampu melebihi Rp6 triliun pada penerbitan mendatang,” jelasnya.

Berdasarkan unggahan pada laman Instagram resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, masa penawaran ST009 akan mulai dibuka pada 11 November hingga 30 November 2022.

Pembayaran kupon untuk periode pertama akan dibayar pada tanggal 10 Desember 2022 sampai tanggal 10 Februari 2022 dengan kupon yang berlaku sebesar 6,15 %. Hal itu karena suku bunga BI pada saat penetapan sebesar 4,75% ditambah spread yang ditetapkan sebesar 140 bps.

Tingkat kupon untuk periode 3 bulan pertama sebesar 6,15% tersebut berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor). Tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo.

Adapun karena sifatnya tanpa warkat ataupun tidak dapat diperdagangkan (non-tradable), kepemilikan ST009 tidak dapat dialihkan dan tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo kecuali pada periode early redemption.

Sementara untuk periode penyampaian minat pencairan sebelum jatuh tempo atau early redemption akan dibuka pada 25 Oktober 2023 hingga 3 November 2023. Nilai maksimal early redemption adalah 50 persen dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan pada masing-masing Mitra Distribusi.

Proses pemesanan pembelian ST009 dilakukan secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu registrasi atau pendaftaran,  pemesanan, pembayaran dan setelmen atau konfimasi. Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ST009 sukuk tabungan Bank Indonesia deposito
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top