Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Blibli (BELI) Percaya Diri Hadapi Guncangan Resesi, Begini Strateginya

PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) percaya diri bisa hadapi guncangan resesi. Manajemen ungkap strategi jalan keluarnya.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 08 November 2022  |  20:50 WIB
Blibli (BELI) Percaya Diri Hadapi Guncangan Resesi, Begini Strateginya
Chief Financial Officer (CFO) Tiket.com Ronald Winardi, Chief Executive Officer (CEO) Tiket.com George Hendrata, Direktur Utama PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) Kusumo Martanto, Direktur BELI Hendry, Direktur BELI Eric Alamsjah Winarta, Presiden Direktur BCA Sekuritas Mardy Sutanto, dalam paparan publik BELI, di Jakarta, Selasa (18/10 - 2022).\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten teknologi Grup Djarum PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli menyampaikan tidak terlalu mengkhawatirkan dampak resesi terhadap perseroan.

CEO Tiket.com George Hendrata mengatakan Indonesia lumayan beruntung di tengah resesi karena mendapatkan surplus dari komoditas. Selain itu, dia melihat daya beli masyarakat masih baik dan pemerintah juga terus membantu agar harga barang pokok tidak melonjak tinggi.

"Ini juga kami lihat dari model Blibli sendiri akan sangat baik, karena kami terus memperhatikan efisiensi. Sepanjang tiga tahun ini efisiensi kami terus membaik, double digit margin," kata George dalam konferensi pers Blibli, Selasa (8/11/2022).

Sementara itu, CEO & Co-founder Blibli Kusumo Martanto mengatakan pihaknya terus membuat dan mencari pemasok untuk diajak bekerja sama.

"Kalau dari sisi, di dalam emiten sendiri, kami terus membuat dan mencari rekan-rekan, di mana secara suplai produk-produk yang berkualitas dan juga kami bekerja sama secara strategis dengan pemegang merek baik internasional dan Indonesia," ucap Kusumo.

Dia melanjutkan, Blibli juga terus mengejar optimisasi atau efisiensi yang telah dijalankan sejak awal. Dengan demikian, secara berkesinambungan, Blibli percaya pihaknya cukup solid untuk menghadapi ketidakpastian yang dirasakan di global.

"Kami yakin bisa melewati itu [resesi] dengan baik, dan kami selalu optimistis," tuturnya.

Adapun Blibli resmi mencatatkan sahamnya pada hari ini Selasa (8/11/2022). Manajemen menyampaikan penawaran umum Blibli mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe hingga 4,4 kali.

Pada penutupan perdagangan Selasa (8/11/2022), saham Blibli tercatat ditutup stagnan di level Rp450. Saham BELI tercatat diperdagangkan pada rentang harga Rp440-Rp472 per saham hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blibli.com tiket.com oversubscribed
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top