Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Grup Salim IMJS Bikin Usaha Patungan Bersama Mitsui dan Penske

Indomobil Multi Jasa (IMJS) membentuk usaha patungan dalam bidang penyewaan kendaraan komersial, yaitu PT Indomobil Bussan Trucking.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 29 Oktober 2022  |  10:17 WIB
Grup Salim IMJS Bikin Usaha Patungan Bersama Mitsui dan Penske
Direktur Utama PT Indomobil Finance Indonesia Jusak Kertowidjojo memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan seusai penawaran Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp500 miliar di Jakarta, Jumat (26/5). - JIBI/Dedi Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Grup Salim PT Indomobil Multi Jasa Tbk. (IMJS) melalui anak usahanya, PT CSM Corporatama membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) baru bersama Penske Truck Leasing (PTS) asal Amerika Serikat dan Mitsui & Co Ltd. asal Jepang.

Direktur Utama Indomobil Multi Jasa Jusak Kertowidjojo mengatakan, perusahaan membentuk usaha patungan dalam bidang penyewaan kendaraan komersial, yaitu PT Indomobil Bussan Trucking dan peluncuran merek IndoPenske. Pembentukan JV dilakukan pada 27 Oktober 2022.

“Transaksi ini diharapkan akan berkontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan CSM Corporatama atas ekspansi bisnis yang dilakukan,” jelasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (29/10/2022).

CSM Corporatama atau dikenal dengan nama Indorent ini sebelumnya merupakan anak usaha IMJS yang digadang-gadang bakal melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Pada Agustus 2022, perusahaan memutuskan idak melanjutkan proses pelaksanaan IPO dikarenakan kondisi pasar yang masih belum stabil, sehingga Indorent tetap menjadi perusahaan tertutup dan melakukan penyesuaian kembali anggaran dasarnya.

Sebagai informasi, rencana IPO ini sebelumnya sudah diumumkan manajemen IMJS pada 14 April 2022. Bahkan Indorent sempat dikabarkan menjajaki sejumlah investor untuk menyerap saham IPO yang bernilai triliunan rupiah.

Indorent didirikan pada 1987 dan menghubungkan 21 jaringan di seluruh Indonesia dalam bisnis penyewaan bisnis kendaraan. Pelanggan Indorent berasal dari berbagai sektor, seperti perbankan, Fast Moving Consumer Goods (FMCG), telekomunikasi dan ritel.

Saat ini Indorent memiliki armada sebanyak 3.800 unit truk. Beberapa perusahaan besar menjadi pelanggannya termasuk PT PLN (persero), perusahaan jasa pengantaran uang ATM, e-commerce, dan sebagainya. Sementara total armada Indorent mencapai 25.000 unit termasuk kendaraan penumpang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indomobil multi jasa Indorent grup salim joint venture
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top