Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten di BEI Rogoh Kas Rp7,6 Triliun buat Buyback, Siapa Saja?

Sejumlah emiten di pasar modal melakukan pembelian kembali saham atau buyback saham sebesar Rp7,6 triliun.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 19 September 2022  |  16:24 WIB
Emiten di BEI Rogoh Kas Rp7,6 Triliun buat Buyback, Siapa Saja?
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan penawaran umum saham perdana (IPO) PT Bukalapak.com berpotensi mengerek nilai kapitalisasi pasar bursa sekitar Rp77,3 triliun hingga Rp87,3 triliun. - Bisnis/Dhiany
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah emiten di pasar modal melakukan pembelian kembali saham atau buyback saham sebesar Rp7,6 triliun. Beberapa emiten tersebut bahkan menyiapkan dana jumbo untuk buyback.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menuturkan, hingga 16 September 2022, terdapat 12 perusahaan tercatat yang tengah berada dalam periode buyback.

"Sebanyak 9 di antaranya telah melaksanakan buyback dengan total pelaksanaan buyback sebesar Rp1,7 triliun, atau 22,4 persen dari nilai rencana buyback," kata Nyoman, Senin (19/9/2022).

Sementara itu, untuk realisasi pelaksanaan buyback sepanjang tahun 2022 adalah sebesar Rp7,6 triliun. Menurut Nyoman, angka tersebut setara dengan 24,86 persen dari total nilai rencana buyback.

Sebagaimana diketahui, beberapa emiten tengah merancang dan menggelar buyback. Sejumlah emiten tersebut bahkan telah beberapa kali memperpanjang masa buyback.

Emiten batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) misalnya, melakukan perpanjangan masa pembelian saham untuk kelima kalinya hingga Desember 2022. Pekan lalu, ADRO mengumumkan perpanjangan waktu pembelian saham kembali senilai Rp4 triliun hingga 16 Desember 2022.

Selain Adaro, distributor iPhone PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) juga melakukan buyback atas 3 miliar sahamnya. ERAA mengalokasikan dana senilai Rp300 miliar untuk pembelian kembali 3 miliar saham tersebut.

Selain dua emiten tersebut, emiten-emiten lain yang juga tengah melakukan buyback di antaranya PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), PT United Tractors Tbk. (UNTR), hingga PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei Buyback saham adaro
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top