Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proyek Senilai Rp1,1 Triliun, Rukun Raharja (RAJA) Lanjutkan Ekspansi Tahun Ini

PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) berencana melakukan akuisisi dua proyek dengan nilai sekitar Rp1,1 triliun.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 12 September 2022  |  18:47 WIB
Proyek Senilai Rp1,1 Triliun, Rukun Raharja (RAJA) Lanjutkan Ekspansi Tahun Ini
Direktur Utama PT Rukun Raharja Tbk Djauhar Maulidi (ketiga kiri) berbincang dengan Komisaris Independen M Senang Sembiring (dari kiri), Komisaris Independen Rachmad Gobel, Komisaris Utama Boyke Wibowo Mukijat, Direktur Fahriz!i, dan Direktur M Oka Lesmana Firdauzi, sebelum RUPST perseroan, di Jakarta, Kamis (2/5/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten infrastruktur gas PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) menargetkan 4 proyek investasi strategis rampung pada 2022 dengan nilai belanja modal US$27 juta setara Rp399,6 miliar (kurs Rp14.800). Selain itu, terdapat dua akuisisi dalam pembicaran dengan nilai mencapai US$75 juta atau Rp1,11 triliun.

Direktur Pengembangan Bisnis Rukun Raharja Sumantri Suwarno menjelaskan selain 4 proyek utama yang tengah digarap dengan belanja modal mencapai US$27 juta. Emiten berkode RAJA ini juga tengah melakukan finalisasi akuisisi dengan nilai dapat mencapai US$75 juta.

"Ada beberapa proyek lain yang sedang berjalan dan finalisasi dan identifikasi, 2 proyek finalisasi ini targetnya berhasil kunci dan didapatkan paling tidak di akhir 2022 atau sepanjang 2022 akan belanjakan capex maksimal sampai dengan US$100 juta [Rp1,48 triliun]," jelasnya dalam konferensi pers, Selasa (12/9/2022).

Terdapat 4 proyek strategis yang tengah disiapkan oleh perseroan salah satunya penambahan pelanggan baru gas pipa dan niaga gas di Riau dengan nilai investasi mencapai US$20 juta atau Rp296 miliar.

"Penambahan pelanggan gas baru di di Riau, menambah jaringan pipa melayani konsumen baru di Sumsel, yang jumlahnya cukup signifikan secara volume, panjang pipa 16 kilometer dengan lebar 8 inch," jelasnya dalam paparan publik, Senin (12/9/2022).

Proyek tersebut dengan kapasitas 20 MMSCFD dan sudah MoU. Kedua, emiten berkode RAJA ini tengah menyiapkan akuisisi stasiun induk Compressed Natural Gas (CNG) di Cikarang Jawa Barat dengan nilai investasi hingga US$8 juta dengan NPV US$2,7 juta.

Kemudian, akuisisi stasiun induk atau mother station CNG di Grobogan, Jawa Tengah dengan nilai investasi hingga US$5 juta yang estimasi pembangunan hingga kuartal I/2023 dengan kapasitas 1,5 MMSCFD.

Terakhir, ada joint study Blok Jabung Tengah, Jambi dengan alokasi biaya US$1 juta. Harapannya, ketika joint study rampung pada Desember 2022, RAJA bisa mendapatkan hak konsesi atas blok gas baru tersebut.

"Akuisisi CNG Cikarang selesai akhir tahun ini, paling lambat tahun depan, joint study Desember 2022, instalasi pipa dimulai 1--2 bulan lagi, Desember tahun depan 2023 total empat proyek ini US$27 juta," terangnya.

Direktur Utama Rukun Raharja Djauhar Maulidi menerangkan terkait dua proyek akuisisi bernilai jumbo masih dalam tahap negosiasi langsung, bukan proses tender seperti yang diikuti dalam anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS).

Djauhar juga menjelaskan belum ada rencana pinjaman menggunakan sindikasi perbankan untuk pendanaan sejumlah rencana aksi korporasi tersebut.

"Kami sedang bicara dengan beberapa perbankan belum terlalu besar belum masuk sindikasi, tingkat utang US$100 juta, kalau pinjaman bank sekitar US$60 juta-US$70 juta, nilainya masih bisa ditutupi oleh perbankan dengan single bank," katanya.

Menurutnya, terdapat hingga 3 perbankan yang tengah dalam pembicaraan pembiayaan proyek pipa di Riau, dan jika jadi mengenai total belanja modal hingga US$100 juta tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rukun raharja raja Kinerja Emiten akuisisi
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top