Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adhi Commuter (ADCP) Raih Marketing Sales Rp751 Miliar

Adhi Commuter Properti (ADCP) mencatatkan kinerja yang semakin baik di tengah pergerakan sahamnya yang masih dalam tren koreksi.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 07 September 2022  |  13:51 WIB
Adhi Commuter (ADCP) Raih Marketing Sales Rp751 Miliar
Jajaran direksi PT Adhi Commuter Properti Tbk. berfoto bersama dalam paparan publik IPO di Jakarta, Jumat (12/11/2021). - Bisnis/Dwi Nicken Tari.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang properti yang terintegrasi dengan transportasi massal, PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) melanjutkan sejumlah strategi di sisa 2022 usai meraih kontrak marketing sales hunian Transit Oriented Development (TOD) senilai Rp117 miliar di gelaran Indonesia Properti Expo (IPEX) pada Agustus 2022.

Corporate Secretary R. Adi Sampurno mengatakan, di tahun ini ADCP akan mengakselerasi pengembangan 12 proyek serta fokus pada percepatan penyelesaian pembangunan project di Bekasi, Sentul dan Tangerang.

“Selain itu untuk mengembangkan bisnis recurring income dalam waktu dekat, ADCP akan meluncurkan GranDhika Property Services (GPS), ini merupakan sebuah layanan jasa pengelolaan sewa hunian yang ditujukan untuk konsumen LRT City,” ujar Adi dalam keterangan resmi, Rabu (7/9/2022).

Dia melanjutkan, ADCP tetap optimistis dengan pencapaian marketing sales di tahun ini. Marketing sales naik sebesar 47 persen menjadi Rp634 miliar pada Juni 2022 dari tahun sebelumnya Rp433 miliar.

"ADCP mencatatkan kenaikan marketing sales sebesar 47 persen secara tahunan, ditambah penjualan 166 unit pada gelaran IPEX dengan dua proyek TOD yaitu LRT City Bekasi dan LRT City Ciracas dengan perolehan tertinggi," jelas Adi.

Sebagai informasi, laba bersih ADCP per Juni 2022 tumbuh 10,8 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp37,58 miliar.

Raihan tersebut sejalan dengan pendapatan ADCP yang meningkat 53 persen yoy menjadi Rp307,98 miliar dari periode yang sama di tahun lalu senilai Rp201 miliar.

Pendapatan ADCP ditopang dari Adhi City Sentul yang merupakan kawasan seluas 120 hektare dengan konsep township development, serta recurring income dari Hotel GranDhika yang bertumbuh 35 persen yoy menjadi Rp42 miliar, dari Rp31 miliar pada paruh pertama tahun lalu.

Meski begitu, kinerja saham yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia pada Februari 2022 ini masih dalam tren koreksi, turun sebesar 36,89 persen secara year-to-date (ytd).

Pada sesi pertama perdagangan BEI, saham ADCP terpantau stagnan di level harga Rp77 per saham. Sepanjang perdagangan, saham ADCP hanya bergerak di rentang Rp76—Rp78, dengan volume transaksi 10,05 juta saham senilai Rp770,74 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten ADCP Adhi Commuter Properti tod
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top