Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendapatan Naik 53 Persen, Marketing Sales ADCP Capai Rp634 Miliar di Semester I/2022

Laba ACDP sepanjang enam bulan pertama ini didorong kenaikan marketing sales perseroan yang naik sebesar 47 persen menjadi Rp634 miliar pada Juni 2022.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  20:23 WIB
Pendapatan Naik 53 Persen, Marketing Sales ADCP Capai Rp634 Miliar di Semester I/2022
Jajaran direksi PT Adhi Commuter Properti Tbk. berfoto bersama dalam paparan publik IPO di Jakarta, Jumat (12/11/2021). - Bisnis/Dwi Nicken Tari.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pengembang properti anak usaha ADHI, PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP), membukukan laba bersih sebesar Rp37,6 miliar pada semester pertama 2022.

Laba bersih dikontribusikan dari pendapatan usaha yang meningkat sebesar 53 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), menjadi Rp308 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp201 miliar.

Direktur Utama Adhi Commuter Properti Rizkan Firman mengatakan pencapaian positif kinerja keuangan ADCP yang tercermin dari laporan keuangan perseroan didukung dari berbagai proyek yang telah diserahterimakan di semester awal 2022.

"Salah satunya Adhi City Sentul yang merupakan pengembangan kawasan seluas 120 hektar dengan konsep township development, cluster perumahan tapak yang terintegrasi dengan transportasi massal," paparnya, Selasa (2/8/2022).

Selain itu, peningkatan pendapatan perseroan didukung juga dari salah satu sumber recurring income ADCP yaitu Hotel GranDhika Indonesia tumbuh 35 persen dari Rp31 miliar menjadi Rp42 miliar.

Di tengah dinamika perekonomian pasca pandemi, ADCP mampu mencatatkan laba sebesar Rp37,6 miliar.

"Capaian ini tentu saja didukung dengan kinerja solid dalam percepatan penyelesaian proyek-proyek TOD untuk diserahterimakan menjelang momentum beroperasionalnya LRT secara komersial,” ungkap Rizkan.

Seiring dengan peningkatan pendapatan, Rizkan menyebutkan raihan laba sepanjang enam bulan pertama ini didorong kenaikan marketing sales perseroan yang naik sebesar 47 persen menjadi Rp634 miliar pada Juni 2022 dari Rp433 miliar.

Tiga proyek penopang pertumbuhan penjualan yakni Adhi City Sentul sebesar 17,23 persen, LRT City Bekasi-Green Avenue 8,02 persen, dan LRT City Jatibening 8,02 persen.

Pada tahun ini perseroan menargetkan penyelesaian proyek LRT City lainnya dan pengembangan komersial area di sepanjang koridor stasiun LRT guna menangkap peluang pasar dari operasional LRT yang dapat menjadikan Kawasan TOD bukan hanya sebagai penunjang transportasi massal melainkan juga sebagai sebuah destinasi baru bagi masyarakat.

“Saya optimistis perseroan siap menyambut momentum beroperasionalnya LRT, dengan pengembangan kawasan yang sesuai dengan gaya hidup baru masyarakat perkotaan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat bertempat tinggal di hunian TOD," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adhi Commuter Properti LRT laba bersih
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top