Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga BBM Naik, Ini Efeknya Saham Erajaya (ERAA) dan Matahari (MPPA)?

Saham ritel PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) dan PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA). menarik dicermati di tengah kenaikan harga BBM.
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Kenaikan harga BBM menjadi sentimen negatif bagi hampir seluruh sektor bisnis, tidak terkecuali emiten ritel seperti PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) dan PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA).

Equity Analyst Kanaka Hita Solvera, Raditya Krisna Pradana mengatakan, dampak utamanya adalah penurunan daya beli masyarakat yang disebabkan oleh peningkatan inflasi.

“Untuk saat ini, mayoritas saham-saham ritel berada di downtrend-nya,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (6/9/2022).

Raditya melanjutkan, ada dua saham ritel yang menarik untuk dicermati, yaitu PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) dan PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA).

“Namun ada beberapa yang menarik menurut kami, yakni MPPA buy on weakness dengan target harga Rp250 dan ERAA buy dengan target Rp540,” imbuhnya.

Langkah yang perlu dipertimbangkan investor dalam waktu dekat antaralain melakukan riset terlebih dahulu terhadap perubahan perilaku masyarakat terkait kebijakan kenaikan harga BBM.

“Baru [setelahnya] bisa membuat proyeksi kinerja kembali,” jelas Raditya.

Pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) saham MPPA secara year-to-date (ytd), masih dalam tren koreksi sebesar 57,28 persen. Serupa dengan MPPA, saham ERAA juga masih dalam tren koreksi mencapai 21,33 persen ytd.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper