Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rights Issue Waskita (WSKT), Saham akan Dikerek ke Rp700?

Menjelang rights issue saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) masih mendapat rekomendasi beli oleh MNC Sekuritas.
Warga melintas di dekat logo PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) di Jakarta, Senin (4/7/2022). Bisnis/Suselo Jati
Warga melintas di dekat logo PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) di Jakarta, Senin (4/7/2022). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA — Menjelang rights issue saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) masih mendapat rekomendasi beli oleh MNC Sekuritas.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Frankie Wijoyo Prasetio mengatakan 75 persen komposisi saham yang dipegang oleh pemerintah dan sisanya oleh publik dapat menjadi sentimen positif bagi WSKT.

Menurutnya, anggota BUMN Karya itu akan mendapatkan modal tambahan dari rights issue sebanyak 8,72 miliar lembar dengan nominal Rp100 per lembar dan penyertaan modal negara atau PMN sebesar Rp3 triliun.

"Menjadi sentimen yang baik bagi WSKT karena artinya WSKT mendapatkan kucuran likuiditas," ujar Frankie kepada Bisnis pada Jumat (19/8/2022).

Frankie menjelaskan sentimen aksi perseroan melakukan rights issue bisa menjadi sentimen yang mendongkrak saham WSKT dengan target resistant secara teknikal di level Rp700.

Sebelumnya diberitakan, WSKT berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. WSKT berencana melakukan rights issue dengan menerbitkan saham sebanyak-banyaknya 8,72 miliar saham seri B, dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Dana yang diperoleh dari hasil rights issue ini rencananya akan digunakan untuk penyelesaian proyek jalan tol, modal kerja, dan indirect cost proyek konstruksi, serta investasi pengembangan entitas anak perseroan.

Adapun rencananya, WSKT bermaksud meminta persetujuan dari pemegang saham dengan jadwal tanggal pemegang saham yang berhak mengikuti RUPSLB pada 1 September 2022, pemanggilan RUPSLB 2 September 2022, dan penyelenggaraan RUPSLB 26 September 2022.

"Rencana PUT III diharapkan akan mempengaruhi kemampuan WSKT untuk memperkuat struktur permodalan WSKT dalam rangka melanjutkan proses konstruksi pada proyek berjalan dan meningkatkan kinerja perseroan, serta peruntukan lainnya yang mendukung pertumbuhan bisnis WSKT, sehingga akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan perseroan," tulis manajemen dalam prospektus, Jumat (19/8/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper