Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jelang Pembacaan Nota Keuangan IHSG Dibuka Menguat, Saham DILD Melonjak

IHSG dibuka menguat pada posisi 7.114,26 jelang pembacaan nota keuangan oleh Presiden Jokowi.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 16 Agustus 2022  |  09:09 WIB
Jelang Pembacaan Nota Keuangan IHSG Dibuka Menguat, Saham DILD Melonjak
IHSG dibuka menguat pada posisi 7.114,26 jelang pembacaan nota keuangan oleh Presiden Jokowi. - Bisnis/Wibi Pangestu Pratama

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan hari ini, Selasa (16/8/2022) seiring dengan pembacaan nota keuangan oleh Presiden Jokowi.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.00 WIB IHSG dibuka menguat pada posisi 7.114,26. IHSG sempat mencatatkan posisi tertingginya pada 7.123,99 beberapa saat setelah pembukaan.

Tercatat, 195 saham menguat, 110 saham melemah dan 220 saham bergerak ditempat. Kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp9.335,29 triliun.

PT Intiland Development Tbk (DILD), yang menjadi salah satu portofolio Lo Kheng Hong, terpantau menjadi saham dengan kenaikan terbesar sejauh ini setelah menguat 10 persen ke Rp220.

Saham lain yang terpantau menguat adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang menguat 2,29 persen ke Rp134, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang naik 1,57 persen ke level Rp4.520 serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan kenaikan 1,55 persen ke Rp980.

Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang menjelaskan kombinasi dari semakin turunnya harga komoditas seperti minyak, nikel, CPO, dan emas, bersamaan dengan jatuhnya EIDO sebesar 1,28 persen bakal menjadi kombinasi sentimen negatif terhadap IHSG.

Selain itu, mulai merangkak naiknya US Dollar terhadap rupiah kembali di atas 14.800 dan data ekspor-impor Indonesia yang mulai menunjukkan penurunan kontribusi komoditas terhadap penerimaan negara menambah katalis negatif.

"Perkiraan akan terjadinya kenaikan harga BBM Pertalite yang pada gilirannya akan memicu kenaikan inflasi berpeluang memberikan dampak negatif terhadap perdagangan di Bursa Indonesia Selasa ini," jelasnya, Selasa (16/8/2022).

Rentang pergerakan IHSG diperkirakan pada 7.043--7.140. Sementara itu, Edwin merekomendasikan buy saham UNTR, ICBP, WIKA, SRTG, SMRA, PTPP, CTRA, BUKA, ERAA, dan ADHI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI Jokowi Nota Keuangan intiland dild
Editor : Hafiyyan

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top