Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten Hary Tanoe Serempak Tidak Bagi Dividen Tahun Ini, Cek Labanya Yuk!

MNCN, BMTR, BHIT, KPIG, dan BCAP sepakat tidak membagikan dividen tahun buku 2021.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 11 Agustus 2022  |  19:03 WIB
Emiten Hary Tanoe Serempak Tidak Bagi Dividen Tahun Ini, Cek Labanya Yuk!
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Grup MNC milik Hary Tanoesoedibjo ramai-ramai absen dalam membagikan dividen pada tahun ini. Beberapa di antaranya adalah MNCN, BMTR, BHIT, KPIG, dan BCAP.

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mencetak laba bersih sebesar Rp2,38 triliun pada tahun buku 2021. Namun, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 27 Juli, sebanyak 11,76 miliar saham atau 88,9 persen sepakat untuk tidak membagikan dividen.

Berdasarkan ringkasan risalah RUPST dari laman keterbukaan, manajemen MNC akan menggunakan dividen untuk melakukan pendanaan yang dibutuhkan dalam rencana korporasi. Hal ini termasuk melakukan kerjasama strategis dengan perusahaan media dan/atau entertainment lainnya.

Selain itu, laba juga akan digunakan untuk melunasi seluruh fasilitas pinjaman sindikasi dengan kisaran nilai US$84 juta yang sebagian sudah dibayarkan.

Berdasarkan data RTI per Kamis (11/8/2022) jumlah investor publik yang memegang saham MNCN sebanyak 47,33 persen atau 6,26 miliar lembar.

Pada bagian lain, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) memperoleh laba sebesar Rp1,3 triliun untuk tahun buku 2021. Sebanyak 11,39 milir saham menyepakati keputusan RUPST pada 28 Juli lalu.

Dari jumlah laba tersebut sebesar Rp1 miliar dibukukan sebagai dana cadangan untuk memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

"Tidak ada pembagian dividen perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021," tulis manajemen BMTR seperti tertulis dalam risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2021 (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dikutip pada Kamis (11/8/2022).

Kemudian sisanya akan dibukukan oleh BMTR sebagai laba ditahan dan digunakan untuk memperkuat permodalan dan pengembangan usaha terkait digital.

Jumlah investor publik yang memegang saham BMTR sebanyak 47,79 persen atau 7,19 miliar saham.

Adapun PT MNC Investama Tbk (BHIT) memiliki laba sebesar Rp647 miliar untuk tahun buku 2021. Total 65,1 miliar saham sepakat dengan keputusan RUPST yang diadakan pda 28 Juli lalu.

Dalam risalah RUPST manajemen tidak menjelaskan secara rinci penggunaan dana dari laba yang diperoleh. Manajemen hanya menyebut menyetujui untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham perseroan.

Jumlah investor publik yang memegang saham BHIT sebanyak 65,3 persen atau 54,55 miliar saham.

PT MNC Land Tbk (KPIG) juga membukukan laba sebesar Rp195,8 miliar untuk tahun buku 2021. Sebanyak 77,2 miliar saham sepakat dengan keputusan RUPST pada 13 Juli lalu.

Meski tidak secara spesifik menyebutkan bahwa pihak manajemen tidak akan membagikan dividen, KPIG sepakat menggunakan laba bersih untuk beberapa hal.

Pertama, sebanyak Rp1 miliar akan akan dibukukan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan UU No. 40 Tahun 2007. Kedua, sisa laba bersih akan dibukukan sebagai sebagai saldo laba (retained earnings) untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.

Jumlah investor publik yang memegang saham BHIT sebanyak 56,85 persen atau 50,42 miliar saham.

Terakhir, PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencetak laba bersih sebesar Rp142,1 miliar untuk tahun buku 2021. Sebanyak 35 miliar saham sepakat dengan keputusan RUPST pada 20 Juli lalu.

Dalam risalah RUPST 2021, manajemen sepakat untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham perseroan. Laba bersih akan digunakan untuk membangun dan mengembangkan ekosistem keuangan digital yang terintegrasi.

Jumlah investor publik yang memegang saham BHIT sebanyak 23,78 persen atau 10 miliar saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mnc group hary tanoe dividen laba bersih
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top