Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Grup Djarum TOWR Masih Siapkan Laporan Keuangan Semester I/2022

Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) masih dalam proses penyusunan laporan keuangan.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 09 Agustus 2022  |  16:37 WIB
Grup Djarum TOWR Masih Siapkan Laporan Keuangan Semester I/2022
Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) masih dalam proses penyusunan laporan keuangan. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) masih mempersiapkan laporan keuangan emiten periode triwulan II/2022.

TOWR merupakan salah 1 dari i emiten anggota Indeks High Dividen 20 belum merilis laporan keuangan untuk triwulan II/2022.

Melalui laman IDX, TOWR juga belum memberikan informasi apapun mengenai laporan keuangan untuk triwulan II/2022.

Menanggapi hal tersebut Wakil Direktur Utama Sarana Menara Nusantara Adam Ghifari menyebut laporan keuangan untuk triwulan II/2022 TOWR masih disusun. Namun, Adam tidak menyebut secara spesifik kapan laporan tersebut akan dirilis.

"Masih disiapin ya lapkeu (laporan keuangan)," ujar Adam kepada Bisnis pada Selasa, (9/8/2022).

Sementara itu, terkait dengan kinerja TOWR sampai akhir tahun ini, Adam merujuk pada annual report atau laporan tahunan tahun 2021.

Berdasarkan dokumen Penyampaian Laporan Tahunan 2021 yang diakses melalui keterbukaan informasi BEI, TOWR menargetkan pendapatan hingga Rp10,5 triliun untuk tahun 2022. Sementara untuk EBITDA (Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization), TOWR menargetkan Rp9 triliun.

Sebelumnya, TOWR melalui anak usahanya PT BIT Teknologi Nusantara (BIT) dan Iforte Solusi Infotek (Iforte) akan membeli aset fiber optik milik PT Alita Praya Mitra. TOWR berharap penyelesaian transaksi ini dapat terjadi pada bulan depan, yakni September.

"Berdasarkan perjanjian pengikatan jual beli, BIT akan membeli aset fiber optik milik Ailita dengan nilai transaksi Rp801 miliar, tunduk pada penyesuaian berdasarkan perjanjian pengikatan jual beli," ujar Corporate Secretary Sarana Menara Nusantara Monalisa Irawan, Senin (8/8/2022).

Sementara itu, penandatanganan perjanjian jaminan perusahaan dilakukan oleh Iforte, untuk menjamin pelaksanaan kewajiban BIT berdasarkan pengikatan jual beli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

towr sarana menara nusantara Kinerja Emiten djarum laporan keuangan
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top