Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sentimen Data Center, Bikin Saham Smartfren (FREN) Melejit

Harga saham PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) mengalami kenaikan 3,66 persen berkat sentimen data center.
Harga saham PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) mengalami kenaikan 3,66 persen berkat sentimen data center./Bisnis-Abdullah Azzam
Harga saham PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) mengalami kenaikan 3,66 persen berkat sentimen data center./Bisnis-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) mengalami kenaikan 3,66 persen berkat sentimen data center.

Pada pembukaan IHSG, Rabu (13/7/2022), saham FREN terpantau melejit 6,10 persen ke level Rp87 naik 5 poin. Investor mentraksasikan 584 juta saham emiten telekomunikasi itu dengan nilai setara Rp50 miliar.

Adapun kenaikan saham itu ditopang oleh sentiment data center. Pada tahun lalu Presiden Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys menyatakan perseroan bakal membangun data center pada 2022. Adapun proyek itu merupakan kerjasama antara perseroan dengan perusahaan dari Dubai.

"Pembangunan data center sedang kami follow up dari hasil perjanjian kemarin. Saat ini kami sedang buat perencanaam komplit dan komprehensif sehingga dapat segera dilaksanakan," ungkapnya dikutip pada Selasa (12/7/2022).

Sebelumnya, Sinar Mas bekerjsama dengan perusahaan asal Dubai untuk membangun data center terbesar di Indonesia dan pengembangan Smart city.

Kedua proyek itu menggandeng perusahaan asal Abu Dhabi yang bergerak di sektor Artificial Intelligence (AI) dan Cloud Computing yakni Group 42 (G42). Adapun eksekutor proyek adalah unit usaha Smartfren dan Sinar Mas Land telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU).

Mereka sepakat untuk membangun pusat data berkapasitas 1000 MegaWatt (MW) di Indonesia dan berkolaborasi dalam mentransformasikan BSD City menjadi smart city.

Di sisi lain, berdasarkan data Bloomberg IHSG, pada pukul 09.01 WIB, IHSG turun 0,06 ersen atau 4,17 poin ke level 6.714,12. Sebanyak 180 konstituennya menghijau, 99 lainnya merah, dan 215 lain masih stagnan.

Kapitalisasi pasar juga meningkat ke level 8.880,12 triliun. Dengan pergerakan sempat menyentuh level tertinggi 6.755,3.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper